Bupati Ipuk Fiestiandani: Pelestarian Budaya Gandrung Sewu Tak Harus Batasi Kreativitas
Minggu, 25 Okt 2026, 20:55 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPerubahan konsep pergelaran Gandrung Sewu yang memasuki tahun ke-14 ini, menunjukkan tradisi dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan warisan identitasnya.
Dalam rangkaian pertunjukan dibuka dengan teatrikal Meras Gandrung, yang menggambarkan ritual adat dalam proses kelulusan penari gandrung profesional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!