Transportasi Massal, Kereta Makin Jadi Pilihan Warga Sukabumi
📅 Rabu, 21 Okt 2026, 15:35 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaSUKABUMI - Masyarakat Sukabumi dan sekitarnya makin meminati perjalanan menggunakan kereta api. Hal itu terlihat dari data yang dikeluarkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta. KAI mencatat sebanyak 613.678 penumpang berangkat dari Stasiun Sukabumi sepanjang Januari-September. Angka ini meningkat tujuh persen dari periode sama tahun 2025 yang mencapai 574.151 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, peningkatan sebanyak 39.527 penumpang tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan Stasiun Sukabumi sebagai titik keberangkatan perjalanan antardaerah. "Konektivitas yang tersedia memberikan pilihan transportasi bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas pekerjaan, pendidikan, perjalanan keluarga, hingga wisata," katanya.
Dia menyampaikan bahwa Stasiun Sukabumi memiliki posisi penting dalam mendukung mobilitas masyarakat melalui layanan kereta api yang menghubungkan sejumlah wilayah di Jawa Barat. Dengan adanya layanan perjalanan menuju Bogor serta Cianjur hingga Cipatat, masyarakat memiliki pilihan transportasi untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun perjalanan antardaerah.
“Pertumbuhan jumlah penumpang ini menjadi indikator positif terhadap pemanfaatan transportasi kereta api,” kata Franoto. Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta, sepanjang Januari hingga September, total volume keberangkatan wilayah Bogor–Sukabumi mencapai 1.241.652 penumpang. Jumlah tersebut meningkat sekitar enam persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 1.171.257 penumpang.
Sementara itu, Stasiun Bogor Paledang berada di posisi kedua dengan 406.304 penumpang. Pertumbuhan penumpang juga terjadi di sejumlah stasiun lainnya. Stasiun Cigombong mencatat kenaikan sekitar 10 persen, dari 10.894 penumpang pada Januari–September 2025 menjadi 11.986 penumpang pada periode yang sama tahun 2026.
Peningkatan serupa terjadi di Stasiun Cicurug, dari 27.828 menjadi 30.575 penumpang. Sementara itu, Stasiun Cibadak melayani 64.848 penumpang, Stasiun Cisaat sebanyak 61.508 penumpang, serta Stasiun Parungkuda sebanyak 35.280 penumpang. Ketiga stasiun tersebut juga mencatat peningkatan volume keberangkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kereta api tidak hanya menjadi sarana perjalanan, tetapi juga bagian dari konektivitas antardaerah yang mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. KAI terus berupaya menjaga kualitas pelayanan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan memiliki kepastian waktu,” kata Franoto.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!