Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seribu Hari Pertama Kehidupan Harus Sangat Dicermati

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 15:32 WIB | Oleh:
Seribu Hari Pertama Kehidupan Harus Sangat Dicermati Doc: ist
Ket. harus dijaga gizinya

TANGERANG – Usia 1.000 hari pertama kehidupan dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun sangat rawan. “Maka ini harus benar-benar mendapat dukungan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak,” tandas Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan.

Dia minta kepada kader mendampingi untuk pemenuhan gizinya. Pilar  menjelaskan, 1.000 hari pertama adalah fase penting sehingga masyarakat diimbau agar tidak hanya memperhatikan jumlah makanan, tetapi juga kualitas asupan yang dikonsumsi ibu hamil dan bocah.

Selain itu, kebiasaan mengonsumsi makanan tanpa memperhatikan kandungan gizi perlu menjadi perhatian keluarga. Maka, peran kader di pos gizi sangat penting agar anak-anak mendapat makanan bergizi. Terapkan pola hidup sehat sehingga pertumbuhan kembangnya baik.

"Kalau anak-anak sehat, badannya kuat, dan otaknya cerdas, mereka akan lebih mudah menerima pelajaran di sekolah,” kata Pilar Saga Ichsan di Tangerang, Selasa. Pilar menuturkan, pos gizi dirancang bukan hanya memberikan makanan tambahan. Di sini juga harus ada edukasi untuk warga akan pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak.

Di Kota Tangerang Selatan, lanjut Pilar, pos gizi sudah ada di setiap kecamatan sejak tahun 2023. Pada tahun ini, Pemkot Tangsel menambah lagi tujuh pos gizi guna memasifkan pemberian gizi bagi anak dan ibu hamil.

"Program pos gizi menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang mendukung tumbuh kembang mereka," ujarnya. Pilar juga mengajak warga memanfaatkan pos gizi sebagai sarana untuk memperoleh edukasi dan mencari solusi ketika menghadapi kendala dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, kader kesehatan, dan tenaga medis. Dia mengapresiasi para kader kesehatan yang selama ini membantu pelaksanaan program di lingkungan.

Peran kader dinilai penting karena menjadi salah satu penghubung antara pemerintah dan warga dalam memberikan edukasi serta pendampingan kesehatan. “Jangan bosan-bosan mengurus anak-anak dan keluarga yang membutuhkan. Mudah-mudahan kerja kader membawa manfaat,” jelasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Waooww…Papua Akan Memiliki 3.800 Hektare Sawah

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Waooww…Papua Akan Memilik...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.