Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Orang Tewas Terinjak-injak dalam Festival Tradisional Jepang, Kereta Hias Seberat 4 Ton Picu Kekhawatiran Keselamatan

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 10:15 WIB | Oleh:

Kematian Nabae memicu kesedihan di lingkungan pemerintahan setempat. Wali Kota Saijo, Mitsuyoshi Ochi, mengaku terkejut atas tragedi yang merenggut nyawa wakilnya tersebut.

Dalam pernyataannya, Ochi mengatakan dirinya masih sulit mempercayai kejadian itu, terlebih karena mereka tengah bersiap bekerja sama membangun pemerintahan baru bagi Saijo.

“Tepat ketika kita akan bekerja sama untuk membangun pemerintahan baru bagi Saijo, tragedi ini terjadi. Saya masih tidak percaya. Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus,” kata Ochi.

Kematian seorang pejabat senior dalam kegiatan budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad menambah perhatian terhadap bagaimana keselamatan peserta dijaga dalam perayaan tradisional berskala besar.

Bukan Kali Pertama Festival Jepang Memakan Korban

Kekhawatiran mengenai keselamatan festival tradisional Jepang juga muncul setelah insiden mematikan lainnya pada Februari lalu.

Dalam peristiwa tersebut, dua orang meninggal dunia akibat berdesakan dan saling dorong dalam festival yang dikenal sebagai Hadaka Matsuri atau “festival pria telanjang” di Okayama.

Festival itu diikuti hingga 10.000 pria yang mengenakan fundoshi, pakaian dalam tradisional Jepang. Mereka berkumpul di halaman sebuah kuil untuk memperebutkan sepasang tongkat kayu suci yang dilemparkan ke tengah kerumunan oleh kepala pendeta.

Dua pria yang berhasil mendapatkan tongkat tersebut dinyatakan sebagai “pria beruntung” pada tahun itu. Namun, perayaan yang mengandalkan perebutan benda suci di tengah kerumunan padat tersebut juga berujung pada jatuhnya korban jiwa.

Rentetan kejadian ini menyoroti tantangan dalam menjaga keselamatan pada festival yang mengandalkan partisipasi massal, dorongan fisik, serta pergerakan benda-benda berat.

Di satu sisi, festival-festival tersebut merupakan bagian penting dari sejarah dan tradisi masyarakat Jepang. Di sisi lain, kecelakaan yang berulang menempatkan keselamatan peserta sebagai persoalan yang semakin mendapat perhatian, terutama ketika ribuan orang berkumpul untuk mengikuti ritual dan perayaan yang telah diwariskan selama beberapa generasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...

Harga Cabai Rawit Rp102.250/Kg, Telur Ayam Rp28.400/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp102.250...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.