Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Popularitas PM Jepang Takaichi Makin Menurun

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Popularitas PM Jepang Takaichi Makin Menurun Doc: AFP/BING GUAN

TOKYO - Dukungan publik terhadap pemerintahan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi turun menjadi 49,1 persen, level terendah sejak ia menjabat pada Oktober tahun lalu dan pertama kalinya angka tersebut turun di bawah 50 persen, menurut jajak pendapat yang dirilis oleh Kyodo News pada Senin (19/10).

Survei telepon nasional tersebut dilakukan pada Sabtu (17/10) dan Minggu (18/10), dengan peringkat persetujuan kabinet turun 4,3 poin persentase dari bulan sebelumnya.

Tingkat ketidakpuasan terhadap kabinet Takaichi naik menjadi 33 persen dari 30,9 persen, tunjuk jajak pendapat itu.

Penurunan dukungan publik itu terjadi di tengah meningkatnya kontroversi terkait skandal yang melibatkan sejumlah anggota kabinet, termasuk mantan menteri pertanian Jepang Kazuo Yana, yang diberhentikan menyusul kritik atas pernyataan tidak pantas dan dugaan pelanggaran Undang-Undang Pemilihan Kantor Publik (Public Offices Election Act).

Dalam jajak pendapat terbaru itu, sebanyak 57,7 persen responden mengatakan Takaichi menunggu terlalu lama untuk memberhentikan Yana, sementara 54,7 persen mengatakan pengunduran diri Yana akan berdampak negatif pada kinerja kabinet.

Terkait kebijakan ekonomi, sebanyak 65,1 persen responden khawatir usulan pemerintah untuk menurunkan pajak konsumsi atas makanan dan minuman dari 8 persen menjadi 1 persen selama dua tahun mulai April dapat berdampak buruk pada keuangan publik negara tersebut.

Yoshihiro Seki, menteri pendidikan Jepang, secara terpisah baru-baru ini meminta maaf atas acara penggalangan dana politik yang diselenggarakan secara tidak patut, sehingga menambah kontroversi seputar anggota kabinet.

Jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh beberapa organisasi media juga menunjukkan penurunan yang mencolok terkait dukungan terhadap kabinet Takaichi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Dua Tahun Prabowo-Gibran, M...
Luar Negeri
Kuba Protes AS Terbitkan Su...
Luar Negeri
Popularitas PM Jepang Takai...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dinas ke Singapura dan Malaysia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunggu KPK

Dinas ke Singapura dan Malaysia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunggu KPK

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.