Hari Asuransi 2026, Jonan Minta Perusahaan Asuransi Tawarkan Produk Sesuai Kebutuhan Masyarakat
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 19:18 WIB | Oleh: Vitto BudiKetua Panitia Hari Asuransi 2026 Cicilia Nina Triana mengatakan edukasi juga diperluas kepada pelaku UMKM yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Pihaknya berkomitmen menjalankan program literasi dan inklusi asuransi bagi UMKM melalui kerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Dalam perencanaan program, edukasi UMKM dijadwalkan menjangkau 20 kota di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Medan, Pekanbaru, Palembang, Lampung, Tasikmalaya, Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, Banyuwangi, Serang, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Banjarmasin, Pontianak, Makassar, Palu, Manado, hingga Ambon.
Setiap lokasi direncanakan menjangkau sedikitnya 60 peserta dari komunitas UMKM. Dengan cakupan tersebut, edukasi diharapkan tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga menjangkau pelaku usaha di berbagai daerah.
“Edukasi dan literasi asuransi perlu dilakukan secara masif dan berkesinambungan agar asuransi lebih mudah dipahami dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” kata Cicilia.
Melalui program tersebut, pelaku UMKM diharapkan semakin memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko yang dapat mengganggu keberlangsungan usaha. Pemahaman ini menjadi relevan bagi pelaku usaha yang menghadapi beragam tantangan, mulai dari kerusakan aset hingga gangguan operasional.
Perlu Diperkuat
Upaya memperluas edukasi tersebut sejalan dengan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026. Survei itu mencatat tingkat literasi sektor perasuransian sebesar 42,84 persen, sedangkan tingkat inklusinya mencapai 29,55 persen. Dibandingkan dengan SNLIK 2025, tingkat inklusi asuransi meningkat dari 28,50 persen. Namun, tingkat literasi tercatat menyesuaikan dari 45,45 persen pada tahun sebelumnya.
Data tersebut menunjukkan masih adanya ruang untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai manfaat, karakteristik, serta produk dan layanan asuransi. Selain meningkatkan pengetahuan, tantangan industri adalah mendorong pemahaman tersebut menjadi keputusan yang tepat dalam memilih dan menggunakan perlindungan asuransi.
Karena itu, peringatan Hari Asuransi 2026 tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kesadaran terhadap momentum tahunan tersebut, tetapi juga membangun citra positif industri dan memperluas penetrasi asuransi di Indonesia.
Melalui semangat “Pahami, Miliki, Lindungi”, industri perasuransian mengajak masyarakat memahami kebutuhan perlindungan, memilih produk sesuai kemampuan dan kebutuhan, serta melindungi diri, keluarga, dan keberlangsungan usaha.
Keberhasilan upaya tersebut akan ditentukan oleh kesinambungan edukasi, keterjangkauan layanan, serta kemampuan industri membangun kepercayaan masyarakat. Dalam jangka panjang, peningkatan literasi dan inklusi asuransi diharapkan memperkuat ketahanan keuangan masyarakat sekaligus mendukung peran industri perasuransian sebagai salah satu pilar perekonomian nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!