Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CGBIO Bagikan Strategi Kombinasi Perawatan Estetika Medis Berbasis Kondisi Pasien melalui Live Training di NULOOK Bali.

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 06:44 WIB | Oleh:
CGBIO Bagikan Strategi Kombinasi Perawatan Estetika Medis Berbasis Kondisi Pasien melalui Live Training di NULOOK Bali. Doc: Daewoong Pharmaceutical
Ket. Dari kiri ke kanan: 1) dr. Hadrian Deka, MD, Head of Aesthetic Department NuLook Clinic; 2) Ms. Kim Jeonghee, Head of Aesthetic Business Division CGBIO Korea; 3) Dr. Gi Woong Hong, President SAMSKIN Plastic Surgery Clinic, Korea, berfoto bersama pada sesi media di NuLook Clinic, Bali, 16 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian acara Meet the Masters in Bali 2026.

CGBIO (CEO Hyun Seung Yu), perusahaan global yang bergerak di bidang kedokteran regeneratif, menggelar Live Training sebagai bagian dari rangkaian “Meet the Masters in Bali 2026” di NULOOK Clinic, Bali, pada 16 Oktober.

Melalui pelatihan ini, para dokter dari berbagai negara mempelajari pendekatan kombinasi perawatan estetika berdasarkan kondisi kulit, struktur wajah, serta kebutuhan dan tujuan perawatan masing-masing pasien. Tidak hanya berfokus pada teknik tindakan, program ini juga membahas proses pengambilan keputusan klinis, mulai dari evaluasi pasien hingga penyusunan rencana perawatan.

NULOOK Clinic merupakan klinik estetika medis yang didirikan oleh anak perusahaan CGBIO di Indonesia pada 2023. Selain memberikan layanan kepada pasien, NULOOK juga menjalankan berbagai program edukasi bagi tenaga medis. Dalam Live Training kali ini, dokter asal Korea Selatan berbagi pengalaman mengenai penggunaan calcium hydroxyapatite (CaHA), hyaluronic acid (HA), dan thread lifting dalam pendekatan kombinasi perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Sebelum demonstrasi dimulai, para peserta mengikuti tur klinik dan mempelajari profil pasien yang akan menjalani tindakan. Program kemudian dilanjutkan dengan evaluasi kondisi pasien, penyusunan rencana perawatan, serta demonstrasi langsung. Dalam setiap tahapan, para pembicara menjelaskan pertimbangan klinis dalam menentukan jenis tindakan maupun area wajah yang menjadi fokus perawatan.

Pada sesi pagi, dr. Jisoo Kook, Director of It’s Me Clinic, Ansan, Korea Selatan, memperagakan pendekatan perawatan wajah dengan mengombinasikan CaHA dan HA. Ia turut menjelaskan penerapan masing-masing modalitas berdasarkan kondisi pasien dan tujuan perawatan, serta berbagai hal yang perlu dipertimbangkan ketika keduanya digunakan secara kombinasi.

Sementara itu, pada sesi sore, dr. Gi Woong Hong, President of SAMSKIN Plastic Surgery Clinic, Korea Selatan, memperkenalkan pendekatan yang mengintegrasikan CaHA, HA, dan thread lifting. Ia menunjukkan bagaimana struktur wajah dan kebutuhan pasien dievaluasi untuk menentukan fungsi serta area aplikasi dari setiap tindakan, kemudian menerjemahkan hasil evaluasi tersebut ke dalam rencana perawatan.

“Dalam kombinasi perawatan, penting untuk terlebih dahulu memahami kondisi kulit, struktur wajah, dan tujuan yang ingin dicapai pasien, kemudian menentukan peran masing-masing tindakan,” ujar dr. Gi Woong Hong.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin menunjukkan bagaimana rencana perawatan yang mempertimbangkan kualitas kulit, lifting, dan kontur wajah diterapkan secara langsung kepada pasien, sekaligus berbagi dasar pengambilan keputusan klinis tersebut dengan dokter dari berbagai negara,” lanjutnya.

Dalam demonstrasi langsung tersebut, para dokter juga menggunakan produk berbasis CaHA dari CGBIO. Produk dengan formulasi tersebut telah memperoleh izin edar di Indonesia dengan merek DCLASSY, sementara dalam sesi live treatment digunakan produk dengan merek ekspor CGBIO Korea Selatan, yaitu FACETEM. DCLASSY dan FACETEM menggunakan formulasi yang sama.

Produk tersebut memiliki karakteristik berupa bentuk dan ukuran partikel yang seragam serta struktur partikel yang dibentuk melalui teknologi Lattice Pore Formation (LPF).

dr. Hadrian Deka, Head of Aesthetic Department NULOOK Clinic, mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi dokter-dokter Indonesia untuk melihat secara langsung bagaimana evaluasi pasien diterjemahkan menjadi strategi kombinasi perawatan.

“Dalam live training ini, kami berbagi pendekatan untuk peningkatan kualitas kulit wajah melalui CaHA dan HA, serta strategi lifting dan perbaikan kontur dengan mengintegrasikan thread lifting dalam perawatan pasien secara langsung,” ujar dr. Hadrian Deka.

“Melalui kegiatan ini, NULOOK menghubungkan praktik perawatan pasien dengan edukasi tenaga medis, sekaligus menjadi ruang bagi para ahli dari berbagai belahan dunia untuk bertukar pengalaman klinis. Ke depan, kami ingin terus menghadirkan kesempatan bagi dokter untuk bersama-sama mempelajari dan mendiskusikan seluruh proses, mulai dari evaluasi pasien, penyusunan rencana perawatan hingga tindakan, sehingga Bali dapat terus berkembang sebagai salah satu pusat pembelajaran dan pertukaran ilmu bagi tenaga medis internasional,” lanjutnya.

Setelah demonstrasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta membahas berbagai pertimbangan dalam penerapan tindakan serta bagaimana strategi perawatan dapat disesuaikan dengan karakteristik pasien dan kondisi praktik klinis di masing-masing negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Ada Demo di Monas dan Gedun...
Olahraga
Liga Champions: Liverpool W...
Daerah
BMKG: Cuaca di Pulau Jawa D...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.