Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gangguan Pencernaan Tak Kunjung Hilang? Dokter Ingatkan Jangan Tunda Pemeriksaan

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 07:47 WIB | Oleh:
Gangguan Pencernaan Tak Kunjung Hilang? Dokter Ingatkan Jangan Tunda Pemeriksaan Doc: Antara foto/Shutterstock
Ket. Ilustrasi sakit perut.

JAKARTA - Nyeri perut berulang, keluhan asam lambung yang tidak membaik, hingga perubahan pola buang air besar perlu diperiksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat.

Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Eko Priatno, Sp.B, Subsp.BD(K), dalam keterangan di Jakarta, Selasa, mengatakan penanganan gangguan pencernaan harus disesuaikan dengan kondisi dan hasil evaluasi pasien, serta tidak selalu memerlukan tindakan operasi.

"Tidak semua gangguan pencernaan memerlukan operasi. Kami terlebih dahulu mencari penyebab keluhan dan mengevaluasi kondisi pasien, kemudian menentukan terapi yang paling sesuai," kata Eko.

Penanganan penyakit refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) umumnya dimulai dengan perubahan gaya hidup dan pemberian obat-obatan. Jika keluhan tetap berlangsung meski terapi telah diberikan secara optimal, dokter dapat mengevaluasi kemungkinan tindakan antirefluks.

Sementara itu, batu empedu yang menimbulkan keluhan atau komplikasi dapat ditangani melalui operasi pengangkatan kantong empedu menggunakan teknik laparoskopi. Teknik bedah minimal invasif tersebut menggunakan sayatan kecil dan pada pasien tertentu memungkinkan pemulihan lebih cepat.

Pada pasien kanker rektum, dokter mempertimbangkan teknik Intersphincteric Resection (ISR) untuk mengangkat kanker dengan tetap mempertahankan fungsi anus.

"Pada kanker rektum, kami berupaya mempertahankan fungsi organ bila kondisi memungkinkan. Namun, keamanan pasien dan pengangkatan kanker sesuai prinsip medis tetap menjadi prioritas," ujar Eko.

Untuk kasus kompleks, seperti tumor tertentu di kepala pankreas, saluran empedu, atau usus dua belas jari, operasi Whipple dapat menjadi salah satu pilihan penanganan. Prosedur tersebut melibatkan pengangkatan bagian organ yang terdampak dan penyambungan kembali saluran pencernaan.

Kelayakan tindakan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan perencanaan bersama tim medis.

Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Margareth Aryani Santoso, MARS, mengatakan pelayanan gangguan pencernaan tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi dan kemampuan menangani kasus kompleks, tetapi, juga pada ketepatan diagnosis, keselamatan, kenyamanan, serta kebutuhan setiap pasien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Ada Demo di Monas dan Gedun...
Olahraga
Liga Champions: Liverpool W...
Daerah
BMKG: Cuaca di Pulau Jawa D...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.