Tas Frakta dari Ikea yang Ikonik Kini Gunakan 90 Persen Material Daur Ulang
📅 Senin, 19 Okt 2026, 19:58 WIB | Oleh: Haryo BronoPada 2020, kandungan material daur ulang pada Frakta telah mencapai 60 persen. Angka tersebut kini meningkat menjadi minimal 90 persen.
Ririn mengatakan, peningkatan kandungan material daur ulang menghadirkan sejumlah tantangan teknis, terutama karena polipropilena daur ulang memerlukan proses pengolahan dan pengendalian mutu tambahan. Tim pengembang juga harus merancang ulang beberapa bagian tas agar dapat menggunakan satu jenis material tanpa mengurangi kekuatan maupun keterjangkauannya.
“Meningkatkan kandungan material daur ulang hingga mencapai angka ini menghadirkan tantangan teknis tersendiri. Melalui pengujian selama bertahun-tahun dan kolaborasi erat dengan pemasok, tim berhasil mengubah cara Frakta dibuat sambil mempertahankan ciri khasnya,” kata Ririn.
Tiga Dekade Tas Frakta
Sejak diluncurkan pada 1996, Frakta dirancang sebagai tas praktis untuk membawa barang belanjaan. Namun, penggunaan produk ini berkembang seiring kebutuhan pelanggan. Ukurannya yang besar dan desainnya yang sederhana membuat tas tersebut dapat digunakan untuk beragam aktivitas di rumah maupun saat bepergian.
Memasuki usia ke-30, pembaruan Frakta menjadi bagian dari upaya Ikea meningkatkan pemanfaatan material daur ulang dan mengurangi ketergantungan pada plastik baru berbasis fosil.
Tas Frakta dengan material terbaru kini tersedia di toko-toko Ikea, baik secara langsung maupun melalui kanal penjualan daring. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi Ikea Indonesia di ikea.co.id dan akun media sosial @IKEA_id.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!