Bansos agar Tepat Sasaran Perlu Penguatan Agen Perlinsos
📅 Jumat, 16 Okt 2026, 11:55 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
BENGKULU – Bantuan sosial di mana-mana sering salah sasaran. Sering yang berhak malah tidak dapat dan sebaliknya. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu memperkuat peran agen perlindungan sosial (Perlinsos) untuk mendukung penyaluran informasi dan pelayanan sosial kepada masyarakat, guna mempercepat akses pendataan serta memastikan program bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.
Hal tersebut dilakukan sebab, keberadaan agen Perlinsos menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan layanan sosial hingga ke tingkat akar rumput.
"Agen Perlinsos bukan hanya sekadar pendukung administrasi, tetapi menjadi penghubung langsung antara pemerintah dan masyarakat. Mereka membantu memastikan layanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat, tepat, dan transparan," kata Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Afriyenita di Bengkulu, Jumat.
Ia menyebut saat ini sebanyak 2.358 warga dari berbagai unsur masyarakat dan instansi terdaftar sebagai agen Perlinsos di Kota Bengkulu.
Agen perlinsos yang terdaftar tersebut terdiri dari anggota kepolisian, Bhabinkamtibmas, Babinsa, aparatur sipil negara (ASN) pemerintah pusat, pendamping PKH, pendamping desa, ketua RT/RW, kepala lingkungan, hingga masyarakat umum.
Dari 2.358 orang tersebut 336 diantaranya merupakan agen aktif yang secara intensif membantu proses pendaftaran masyarakat, dengan kontribusi mencapai 14,25 persen dalam mendukung akses layanan perlindungan sosial.
Afriyenita menerangkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama efektivitas program perlindungan sosial di Kota Bengkulu. "Semakin banyak agen yang aktif, semakin kuat pula jembatan pelayanan sosial kita. Tujuannya satu, memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak tertinggal dalam mendapatkan hak dan layanan sosial," ujar dia.
Ia menambahkan dengan adanya penguatan jaringan agen Perlinsos tersebut, Dinas Sosial berharap sistem pelayanan sosial di Kota Bengkulu menjadi kian inklusif, responsif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.
Sebelumnya, Pemkot Bengkulu mendorong seluruh masyarakat di wilayah tersebut untuk berpartisipasi aktif menjadi agen perlindungan sosial (perlinsos).
Sebab, masyarakat dapat menjadi agen perlinsos dengan memanfaatkan sistem pendataan sosial berbasis digital sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) serta meminimalkan risiko penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran.
Pemutakhiran data sosial ekonomi menjadi elemen krusial dalam memastikan program perlindungan sosial menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Keterlibatan masyarakat menjadi agen perlinsos merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dalam proses pengusulan, pemutakhiran, hingga pengawasan data penerima manfaat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!