Bukan Sekadar Teknologi, Data Tepercaya Jadi Fondasi Pengambilan Keputusan Berbasis AI
📅 Selasa, 13 Okt 2026, 19:30 WIB | Oleh: Haryo BronoIndikator tersebut membantu perusahaan mengidentifikasi kelemahan data sebelum digunakan untuk melatih model, menghasilkan analisis, atau mendukung pengambilan keputusan. Pemeriksaan juga perlu mempertimbangkan risiko bias agar hasil AI tidak menyesatkan atau menghasilkan keputusan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Data Menjadi Pembeda dalam Persaingan Bisnis
Dari sisi pengguna teknologi, Chief Technology Officer (CTO) DANA Indonesia, Norman Sasono, menilai pemanfaatan AI saja tidak cukup untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Perusahaan perlu mampu mengolah data yang dimiliki menjadi wawasan atau insight yang relevan bagi kebutuhan bisnis.
Menurut Norman, setiap perusahaan mempunyai karakteristik dan kumpulan data yang berbeda. Cara organisasi mengelola serta memanfaatkan data tersebut dapat menentukan nilai bisnis yang dihasilkan dari penggunaan AI.
“Di tengah semakin luasnya pemanfaatan AI oleh perusahaan, data menjadi pembeda yang lebih penting. Setiap perusahaan memiliki data yang berbeda, dan bagaimana data tersebut dikelola menjadi kunci untuk menciptakan nilai bisnis. Bukan AI-nya,” kata Norman.
Pandangan tersebut menempatkan data sebagai aset strategis dalam transformasi digital. Perusahaan perlu memastikan data yang tersedia dapat diakses oleh pihak yang berwenang, memiliki kualitas memadai, dan dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan operasional maupun strategis.
Dengan pendekatan tersebut, investasi AI tidak hanya berorientasi pada penerapan teknologi baru, tetapi juga pada kemampuan menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan mendukung keputusan bisnis.
Infrastruktur dan Konektivitas Menopang Pemanfaatan AI
Selain tata kelola data, kesiapan infrastruktur digital turut menjadi pembahasan dalam Virtus Showcase 2026. Penggunaan AI dalam skala bisnis membutuhkan lingkungan teknologi yang mampu mendukung pengolahan, penyimpanan, dan pertukaran data secara andal.
Direktur ICT Strategy & Business Huawei Indonesia, Mohamad Rosidi, menjelaskan pendekatan All Intelligence yang dikembangkan Huawei. Pendekatan tersebut menempatkan AI sebagai penggerak transformasi dengan mengintegrasikan kecerdasan ke berbagai bagian rantai nilai digital, mulai dari konektivitas, komputasi, penyimpanan data, hingga aplikasi dan proses bisnis.
Dalam sesi diskusi media pada acara tersebut, Rosidi mengatakan integrasi antara data, jaringan, komputasi, dan aplikasi diperlukan agar perusahaan dapat memanfaatkan AI secara lebih optimal.
Menurut dia, infrastruktur digital yang terintegrasi dapat mendukung peningkatan produktivitas, optimalisasi operasional, serta percepatan inovasi. Namun, manfaat tersebut perlu ditopang fondasi data yang tepercaya dan kolaborasi di antara para penyedia teknologi serta pelaku industri.
“Bagi Huawei, All Intelligence berarti menghadirkan kecerdasan di setiap bagian ekosistem, dari infrastruktur hingga aplikasi, sehingga setiap industri dan pemangku kepentingan dapat memanfaatkan AI secara lebih optimal sebagai enabler mengambil keputusan yang lebih tepat, meningkatkan kinerja operasional, dan menciptakan peluang pertumbuhan baru,” ujar Rosidi.
Ia menambahkan, masa depan pemanfaatan AI bergantung pada kemampuan perusahaan menghubungkan berbagai komponen teknologi dalam satu ekosistem yang terintegrasi, aman, dan tepercaya. Pendekatan tersebut, menurut dia, dapat membantu mempercepat transformasi digital serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi bisnis dan masyarakat.
Perspektif infrastruktur juga disampaikan oleh Erwin Yusran, Data Center Solutions Lead Indonesia dari Dell Technologies, serta Adrian Pramanta, Partner Development Manager Data Center Solution Huawei. Keduanya memberikan pandangan mengenai peran infrastruktur pusat data dan konektivitas dalam mendukung lingkungan teknologi yang semakin bergantung pada data dan AI.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!