Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 06:50 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton. Doc: Antara Foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto (kanan) menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Merdeka Jakarta, Senin (12/10).

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Merdeka Jakarta, Senin malam, membahas percepatan revitalisasi museum, keraton, istana, serta berbagai aset budaya di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya bangsa.

Sebagaimana keterangan yang diterima, pertemuan itu berlangsung bertepatan dengan Peringatan Hari Museum Indonesia.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan pemerintah terus mendorong percepatan revitalisasi dan penataan berbagai situs budaya di tanah air.

Sepanjang tahun 2026, upaya tersebut mencakup lebih dari 200 titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Percepatan revitalisasi dan penataan lebih dari 200 titik museum, cagar budaya, keraton, istana, benteng dan aset budaya lainnya di Indonesia sepanjang tahun 2026,” ujar Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menjelaskan revitalisasi tersebut tidak hanya berfokus pada pembenahan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek penyajian informasi dan pengalaman pengunjung.

Pemerintah ingin menghadirkan museum yang mampu menyampaikan perjalanan sejarah bangsa secara lebih menarik, edukatif dan mudah dipahami masyarakat.

“Pembaruan museum tidak hanya melalui perbaikan fisik bangunan, tetapi juga penguatan narasi sejarah, alur cerita, dan tata pamer agar semakin informatif dan menarik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain pembenahan fisik dan penguatan narasi sejarah, pemanfaatan teknologi digital turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.

Menurut Seskab Teddy, pengembangan museum berbasis teknologi dan pengalaman interaktif diharapkan dapat menghadirkan cara baru dalam mengenal sejarah, sekaligus meningkatkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengunjungi museum dan situs budaya.

"Pemanfaatan teknologi digital dan pengalaman interaktif untuk meningkatkan daya tarik museum, khususnya bagi generasi muda, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap sejarah dan identitas bangsa," ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian terhadap penguatan kapasitas sumber daya manusia pengelola museum.

Upaya ini berjalan beriringan dengan pengembangan wisata budaya, sejarah, dan religi yang diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas, termasuk dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Penguatan kapasitas sumber daya manusia pengelola museum serta pengembangan wisata budaya, sejarah, dan religi sebagai bagian dari upaya menjadikan kebudayaan sebagai penggerak ekonomi baru,” tutur Teddy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Menang 4-1 dari Newcastle, ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.