Rudal Korea Utara Meluncur Sejauh 900 Km, Seoul Siaga Hadapi Ancaman Baru
📅 Senin, 12 Okt 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis"Jika mereka (Korea Selatan) benar-benar ingin memulihkan hubungan antara Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) dan Korea Selatan, mereka harus memperhatikan perasaan pihak lain dalam setiap perkataan dan tindakan, serta terlebih dahulu menunjukkan rasa hormat, pertimbangan, dan ketulusan setinggi-tingginya," katanya pada Kamis, dengan menggunakan singkatan resmi nama negaranya.
Ketegangan yang terus meningkat terjadi ketika pendekatan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Pyongyang memunculkan kekhawatiran bahwa Seoul, sebagai sekutu Washington, dapat tersisih dalam kemungkinan perundingan nuklir yang melibatkan Korea Utara.
Pada Oktober, Korea Utara meluncurkan sejumlah rudal balistik jarak pendek sehari setelah Trump mengisyaratkan kemungkinan bertemu dengan Kim Jong Un pada tahun ini.
Seoul dan Pyongyang secara teknis masih berada dalam keadaan perang karena konflik Korea berakhir pada 1953 melalui perjanjian gencatan senjata, bukan perjanjian perdamaian.
DMZ merupakan salah satu perbatasan dengan pengamanan paling ketat di dunia. Insiden ranjau darat sebelumnya juga pernah meningkatkan ketegangan antara kedua negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!