Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KNTI: Cuaca Ekstrem Turunkan Hasil Tangkapan Nelayan

📅 Senin, 12 Okt 2026, 18:25 WIB | Oleh:
KNTI: Cuaca Ekstrem Turunkan Hasil Tangkapan Nelayan Doc: Unsplash/Rio Lecatompessy

JAKARTA — Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi dirasakan menghambat aktivitas nelayan tradisional di sejumlah daerah. Meski berisiko, sebagian nelayan tetap melaut karena harus memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Biro Khusus Dalam Negeri DPP Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Hendra Wiguna, mengatakan, kondisi cuaca berbeda di setiap daerah. Laporan yang diterimanya menyebut angin kencang dan gelombang tinggi terjadi di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Medan.

"Kalau anjuran pemerintah kan diharapkan hati-hati waspada atau bahkan untuk tidak melaut ya. Tapi tentu berbeda antara nelayan dengan pekerja pada umumnya," ujar Hendra, Senin (12/10).

Menurut Hendra, nelayan tetap menghadapi kerugian ketika cuaca memburuk setelah mereka berangkat melaut. Bahan bakar yang sudah terpakai menjadi biaya yang harus ditanggung meski mereka gagal menangkap ikan.

Ia juga menyoroti keterlambatan bantuan bagi nelayan yang terdampak cuaca ekstrem. Menurutnya, bantuan diperlukan agar nelayan tidak mempertaruhkan keselamatan demi memperoleh pendapatan.

"Nah, imbauan kan nggak bikin perut kenyang, lampu menyala di rumah. Tapi per hari ini belum ada Pak, bantuan itu," kata Hendra.

Nelayan yang tetap melaut juga berisiko mengalami penurunan hasil tangkapan. Ketika pendapatan tidak mencukupi, sebagian nelayan akhirnya bergantung pada pinjaman tengkulak atau lembaga keuangan.

Hendra menilai imbauan agar nelayan tidak melaut harus disertai bantuan kebutuhan sehari-hari. Ia berharap bantuan itu disalurkan tepat waktu agar nelayan tidak mempertaruhkan keselamatan demi penghasilan.

"Kita tidak bisa itu, nelayan jangan melaut. Tapi tidak diberi bantuan ya sama saja, semakin menyulitkan kehidupan nelayan," ucap Hendra.

KNTI berharap koperasi kembali membantu nelayan melalui pinjaman atau bantuan kebutuhan pokok saat musim paceklik. Dukungan itu diharapkan mengurangi ketergantungan nelayan pada tengkulak sekaligus menjaga penghidupan mereka. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Kemarau Panjang Tekan Budi ...
Nasional
KNTI: Cuaca Ekstrem Turunka...

KPK Periksa Mantan Direktur Keuangan Bank BJB

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KPK Periksa Mantan Direktur...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.