Kualitas Hidup Warga Jadi Cerminan Kota Global

Rabu, 07 Okt 2026, 01:10 WIB

JAKARTA – Tidak ada artinya Jakarta berstatus kota global, tapi warganya tetap miskin alias tidak sejahtera. “Status kota global tidak cukup diukur dari peringkat internasional, tetapi harus tecermin dalam kualitas hidup masyarakat yang membaik,” tandas Wakil Ketua DPRD Jakarta, Wibi Andrino, Selasa.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah pemeringkatan kota dunia Global Cities Index 2026 versi Oxford Economics menunjukkan Jakarta menempati peringkat 140 dari 1.000 kota dunia. Data ini naik signifikan dari posisi 287 pada tahun 2024.

Ket. Foto: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino. — Sumber: ANTARA/HO-DPRD DKI Jakarta

“Jakarta naik ke peringkat 140 dunia. Ini pencapaian yang patut diapresiasi. Tapi ranking boleh naik, namun kualitas hidup warga juga harus naik,” tandas Wibi. Posisi Jakarta tercatat menjadi yang tertinggi di Indonesia, mengungguli Surabaya, Medan, dan Bandung.

Wibi mengapresiasi capaian tersebut. Namun, dia mengingatkan sejumlah persoalan masih perlu pembenahan. Ini mulai dari transportasi publik, kemacetan, lingkungan, pelayanan public, banjir, hingga tata kelola pemerintahan. “Semua itu masih harus terus dibenahi,” ujar Wibi.

Dia pun menegaskan DPRD akan menjadikan capaian tersebut sebagai momentum memperkuat pengawasan terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jakarta. Dia berharap, agar peningkatan posisi Jakarta tidak berhenti sebagai prestasi statistik, tetapi juga berujung pada manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemprov telah menargetkan Jakarta mampu menembus 50 besar kota dunia pada tahun 2029. Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan peningkatan posisi Jakarta, antara lain ditopang oleh perkembangan sistem dan konektivitas transportasi publik yang telah menjangkau lebih dari 90 persen wilayah.

Jakarta juga mencatat posisi tinggi dalam aspek modal manusia di peringkat 23 dan ekonomi di peringkat 59. Meski demikian, Jakarta masih perlu memperkuat tata kelola pemerintahan, lingkungan, dan kualitas hidup untuk mengejar kota-kota utama Asia Tenggara, seperti Kuala Lumpur dan Singapura. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.