- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ini Rahasia di Balik Pembe...
Ini Rahasia di Balik Pembebasan Sandera, Indonesia Tawarkan Ekonomi Biru ke Otoritas Puntland
Rabu, 07 Okt 2026, 01:35 WIBJAKARTA -Â Duta Besar Indonesia untuk Kenya merangkap Somalia, Witjaksono Adji, mengungkapkan siasat tawaran kerja sama sektor kemaritiman dan ekonomi biru dengan negara bagian Puntland, Somalia, di balik kesuksesan pembebasan empat ABK WNI MT Honour 25.Â
Ia mengakui peluang kemitraan tersebut diungkapkannya guna mendukung upaya membebaskan WNI ABK MT Honour 25 yang dibajak di perairan Somalia sejak April 2026 dan kini telah kembali ke tanah air setelah dibebaskan.
âSaat itu kami tak hanya membicarakan penyelamatan para ABK WNI, tetapi juga membicarakan hal lain dalam rangka mengembangkan hubungan antara Indonesia dan Puntland di Somalia,â kata Dubes Witjaksono saat ditemui usai serah terima WNI ABK MT Honour 25 kepada keluarganya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Banten, Selasa (6/10).
Indonesia dan negara bagian Puntland, yang terletak di pesisir timur laut Somalia, memiliki kesamaan garis pantai yang amat panjang. Garis pantai Puntland bahkan mencakup setengah dari keseluruhan garis pantai nasional Somalia, ujar Dubes Witjaksono menambahkan.
âPuntland tentu punya kebutuhan yang sama dengan Indonesia,â katanya.
Mengingat kuatnya kapasitas Indonesia dalam mengelola wilayah laut, Dubes Witjaksono menawarkan sektor kemaritiman sebagai bidang yang dapat dikerjasamakan dengan Puntland.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya secara spesifik menawarkan kerja sama di sektor ekonomi biru, perikanan, serta penegakan hukum di wilayah maritim.
Dubes RI untuk Kenya merangkap Somalia tersebut mengatakan bahwa tawaran kerja sama itu memberi ruang untuk terus melanjutkan dialog dengan otoritas Puntland demi mendapat informasi tentang WNI ABK MT Honour 25 yang telah disandera bajak laut sejak April 2026 serta mendorong percepatan upaya pembebasan mereka.
Di samping pemerintah negara bagian Puntland yang bertanggung jawab atas wilayah laut tempat pembajakan kapal terjadi, mitra lainnya yang diajak berdialog untuk pembebasan para WNI ABK MT Honour 25 adalah pemerintah pusat Somalia serta jejaring komunitas dan LSM setempat.
Witjaksono menyampaikan rasa syukur bahwa keempat WNI ABK MT Honour 25 berhasil selamat dari tahanan para pembajak selama hampir enam bulan dan kini dapat bersatu kembali dengan keluarga mereka di tanah air.
Keempat WNI ABK MT Honour 25 yang tiba di Indonesia hari ini yaitu Kapten Ashari Samadikun (34) asal Gowa, Sulawesi Selatan; Wahudinanto (48) asal Pemalang, Jawa Tengah; Adi Faizal (27) asal Bulukumba, Sulawesi Selatan; dan Fiki Mutakin (25) asal Bogor, Jawa Barat.
Kapal MT Honour 25 dilaporkan dibajak di perairan Hafun, Somalia, pada 22 April 2026. Operasi penyelamatan para sandera di kapal tersebut berlangsung pada 29 September 2026.
- ekonomi biru
- mt honour 25
- dubes ri kenya somalia
- abk wni somalia
- puntland somalia
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Tersangka Pembunuh Berantai 80 Korban Ditangkap Saat Menyamar sebagai Perempuan di Brasil
-
Samsat Keliling Buka di 14 Lokasi Jadetabek Hari Ini, Cek Lokasinya di Mana Saja
-
Cegah Penyebaran TBC, Dinkes Jatim Gencarkan Deteksi Dini
-
Rumput Laut Sulawesi Selatan Disiapkan sebagai Bahan Baku Alternatif Plastik
-
Sebanyak 58 Perusahaan dengan Kinerja ESG Terbaik mendapatkan Katadata Anugerahkan KESGI Award 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.