Blok M Terus Dibenahi Terutama Empat Bidang Berikut

Rabu, 07 Okt 2026, 01:25 WIB

JAKARTA – Untuk mempertinggi daya tarik, Blok M terus dibenahi. Ada lima bidang pembenahan Blok M. Pemerintah Provinsi Jakarta dan MRT Jakarta (Perseroda) mengungkap lima transformasi utama revitalisasi total kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

"Konsep desain fase ultimate untuk menjawab tantangan zaman dengan menata lima bidang,” jelas Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat. Dia menyatakan ini saat peresmian konsep desain Transformasi Blok M Fase Ultimate di Blok M Hub, Jakarta, Selasa.

Ket. Foto: terus dibenahi — Sumber: ist

Transformasi pertama yang dilakukan adalah revitalisasi terminal agar menjadi modern dan terintegrasi.

Selanjutnya, pengembangan kawasan mixed-use Blok M-Asean diarahkan menjadi kawasan yang mudah diakses, inklusif, dan dinamis.

Transformasi juga mencakup peningkatan aksesibilitas dan integrasi kawasan agar semakin terhubung, baik antarmoda maupun antar-fungsi, serta memudahkan mobilitas pejalan kaki.

Selain itu, kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai destinasi komersial baru dengan menghadirkan berbagai pilihan ritel, makanan dan minuman, gaya hidup, serta ruang publik dalam satu kawasan.

Adapun transformasi terakhir berupa pengembangan ruang terbuka publik yang lebih hijau, aktif, dan nyaman untuk mendukung interaksi serta berbagai aktivitas masyarakat.

"Ruang terbuka publik setelah nanti dibangun akan menjadi lima kali lebih besar dari yang ada. Dari sisi kawasannya, secara total akan menjadi 10 kali lebih besar dari yang ada," ucapnya.

Peluncuran konsep desain transformasi kawasan Blok M fase ultimate merupakan wujud nyata dari salah satu mandat PT MRT Jakarta, yakni mengembangkan bisnis dan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) melalui pengelolaan Blok M Hub.

Dalam pelaksanaannya, MRT Jakarta menyadari transformasi kawasan tersebut tidak dapat dilakukan sendiri.

Melalui kerja sama pemanfaatan aset dengan Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) di Blok M Hub, MRT Jakarta membutuhkan dukungan dan arahan dari Gubernur Jakarta, organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jakarta, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Transformasi tersebut juga mempertimbangkan kondisi bangunan Blok M yang saat ini telah berusia 34 tahun.

MRT Jakarta ingin memastikan aspek keselamatan dan keamanan struktur bangunan tetap terjaga. Di sisi lain, kawasan Blok M Hub saat ini masih menjadi tempat aktivitas 334 tenan aktif dengan jumlah pengunjung lebih dari 25.000 orang setiap harinya.

  • Blok M Hub

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.