- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Singgung Los Angeles...
Trump Singgung Los Angeles dan San Diego Bisa Dihancurkan Iran, Gedung Putih Buka Suara
Rabu, 07 Okt 2026, 02:03 WIBWashington - Gedung Putih pada Selasa (6/10) membantah tudingan Partai Demokrat bahwa Presiden Donald Trump menyarankan Iran untuk "menghancurkan" dua kota besar Amerika Serikat (AS), Los Angeles dan San Diego.
Tudingan tersebut muncul setelah rekaman video yang viral memperlihatkan pernyataan Trump dalam kampanye pemilu sela di Nebraska pada Senin (5/10). Dalam kesempatan itu, Trump mengatakan tingginya harga minyak akibat perang dengan Iran merupakan harga yang pantas dibayar demi mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.
"Harganya memang sedikit tinggi. Itu harga yang sangat kecil untuk menjaga dunia tetap aman, menjaga negara kita tetap aman," kata Trump.
"Mereka bisa menghancurkan sebuah kota. Biarkan mereka mengambil, biarkan mereka menghancurkan Los Angeles, biarkan mereka menghancurkan San Diego. Ini harga yang sangat kecil untuk dibayar, dan semua ini akan segera berakhir."
Partai Demokrat, yang menguasai negara bagian California tempat Los Angeles dan San Diego berada, menuduh presiden Partai Republik berusia 80 tahun itu mendorong Iran untuk menyerang kedua kota tersebut.
"Donald Trump sekarang mengatakan musuh asing kita seharusnya 'menghancurkan' Los Angeles dan San Diego. Dia tidak waras dan berbahaya," kata Gubernur California Gavin Newsom melalui X.
"Penghancuran nuklir sebuah kota Amerika bukanlah hal yang bisa ditertawakan," kata Pemimpin Minoritas Partai Demokrat di DPR AS Hakeem Jeffries melalui X.
Namun, Gedung Putih menegaskan bahwa Trump sedang membicarakan ancaman yang ditimbulkan Iran. Gedung Putih menyebut reaksi tersebut sebagai "kegaduhan media" yang "tidak berlandaskan kenyataan".
"Dia dengan jelas menyatakan bahwa kota-kota di AS akan terancam jika Iran yang memiliki senjata nuklir tidak dihentikan," kata Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung melalui X.
Akun Rapid Response Gedung Putih di X juga mempersoalkan judul Los Angeles Times yang menyebut Trump menyarankan untuk "membiarkan Iran 'menghancurkan' Los Angeles dan San Diego".
"Tidak, dia tidak mengatakan itu, dasar bodoh. Dia mengatakan Amerika Serikat berjuang untuk MENGHENTIKAN Iran agar tidak memiliki kemampuan menghancurkan LA dan San Diego dengan senjata nuklirâyang akan mereka lakukan jika memiliki kesempatan," tulis akun tersebut.
Trump kini mulai melakukan perjalanan kampanye pada bulan terakhir menjelang pemilu sela. Langkah tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran Partai Republik bahwa kemarahan pemilih terhadap perang dengan Iran dan tingginya harga-harga dapat membuat mereka kehilangan kendali atas Kongres.
- Konflik AS-Iran
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Senat AS Tolak Resolusi untuk Akhiri Perang di Iran
-
Rumah Indonesia Atasi Kendala Teknis Asian Games di Nagoya
-
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Lubricants Gelar GASPOL! Ganti Oli Spesial Ojek Online
-
El Nino Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
-
Nakhoda KM Virgo Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari Basarnas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.