Perpisahan Messi Menutup Kisah Panjang dan Penuh Perjuangan Bersama Timnas Argentina
Selasa, 06 Okt 2026, 06:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPerkembangan tersebut membuatnya kerap dibandingkan dengan Diego Maradona, ikon terbesar lain dalam sejarah sepak bola Argentina.
Namun, bagi Levinsky, perdebatan mengenai siapa yang lebih hebat antara Messi dan Maradona justru kehilangan makna.
“Ini adalah Messi dan Maradona. Mereka berdua jenius di era yang berbeda,” katanya.
Bagi masyarakat Argentina, kecintaan terhadap Messi tidak hadir seketika seperti yang pernah dirasakan terhadap Maradona.
Hubungan tersebut tumbuh perlahan, seiring Messi melewati kegagalan demi kegagalan, kritik, tekanan, hingga akhirnya memberikan trofi yang selama bertahun-tahun dinantikan.
Kehidupan dan karier Messi memang sebagian besar berkembang di luar Argentina. Namun, semakin lama, jaraknya dengan para suporter di tanah kelahirannya justru semakin dekat.
Levinsky menggambarkan hubungan tersebut dengan sebuah analogi yang sederhana tetapi kuat.
“Messi seperti tiba-tiba mengetahui bahwa Anda memiliki seorang putra berusia 18 tahun,” katanya. “Anda harus mulai mencintainya tanpa pernah mengetahui bahwa dia ada. Itu adalah cinta yang dibangun perlahan.”
Kini, setelah lebih dari dua dekade, kisah tersebut sampai pada halaman terakhir.
Messi akan kembali mengenakan seragam Argentina untuk terakhir kalinya di Stadion Monumental. Setelah bertahun-tahun mengejar pengakuan, menghadapi kritik dan menanggung beban ekspektasi sebuah bangsa, ia akhirnya meninggalkan tim nasional sebagai juara dunia dan salah satu pemain yang paling dicintai dalam sejarah Argentina.
Sebuah kisah yang dahulu dimulai dengan federasi bahkan salah menyebut namanya, kini berakhir dengan satu nama yang tidak mungkin lagi dilupakan: Lionel Messi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!