Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan BBM di Lembata Jadi 35 Ribu Liter/Hari
Minggu, 08 Nov 2026, 15:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
KUPANG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus meningkatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menjadi 35 ribu liter per hari dari sebelumnya 25 ribu liter guna memperkuat ketahanan energi dan memperluas akses masyarakat di Kabupaten Lembata.
“Peningkatan pasokan sebesar 40 persen itu sejalan dengan mulai beroperasinya stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) baru di Kabupaten Lembata yang diharapkan dapat mengurai antrean sekaligus memperluas jangkauan pelayanan energi bagi masyarakat,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi dari Surabaya, Minggu (08/11).
Dia mengatakan pengoperasian SPBU baru tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.
Ahad mengatakan beroperasinya SPBU baru ini merupakan bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas akses energi bagi masyarakat Lembata.
Operasional perdana SPBU tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan pelayanan dan distribusi energi di wilayah itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada hari pertama operasional, produk Pertamax mendapat respons positif dari masyarakat yang ditandai dengan tingginya antusiasme pembelian.
Selain penambahan fasilitas pelayanan, Pertamina juga merencanakan penguatan pasokan pada 9 November 2026, yang meliputi tambahan Pertalite sebanyak 10 ribu liter, Pertamina Dex 5.000 liter, dan Biosolar 5.000 liter.
Dengan tambahan tersebut, total suplai BBM harian yang direncanakan meningkat dari 25 ribu liter menjadi 35 ribu liter untuk mengantisipasi perkembangan kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketahanan stok.
“Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait akan terus memantau ketersediaan stok, realisasi penyaluran, serta perkembangan konsumsi BBM secara berkala,” tambah dia.
Evaluasi juga dilakukan untuk memastikan keberadaan SPBU baru mampu mendukung pemerataan akses BBM dan mengurangi konsentrasi antrean pada SPBU yang sebelumnya melayani masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!