Pegiat Alam Temanggung Tanam 150 Pohon di Jalur Pendakian Batursari
Minggu, 08 Nov 2026, 15:52 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Heru Suyitno
TEMANGGUNG -- Sumbing Hiking Club (SHC) Temanggung, Jawa Tengah, menggelar kegiatan reboisasi di jalur pendakian Batursari, Kledung, Kabupaten Temanggung sebagai upaya memulihkan ekosistem hutan pascakebakaran Gunung Sumbing.
Koordinator SHC Temanggung, Muji, menyampaikan, kegiatan penghijauan tersebut dilaksanakan di kawasan Pos 1 hingga Pos 2 jalur pendakian Gunung Sumbing via Batursari. Sebanyak 150 bibit pohon ditanam, terdiri dari 50 pohon jambu, 50 pohon beringin, dan 50 pohon mahoni.
Ia menuturkan, reboisasi ini menjadi langkah nyata para pegiat pendakian dalam menjaga kelestarian hutan Gunung Sumbing yang terdampak kebakaran beberapa hari sebelumnya.
Menururut dia, penanaman berbagai jenis pohon tersebut bertujuan untuk memulihkan ekosistem hutan, menjaga ketersediaan mata air, melestarikan habitat satwa, khususnya kera, serta mengurangi risiko terjadinya longsor.
Ia mengatakan kegiatan reboisasi tersebut merupakan inisiatif dari para anggota SHC sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan Gunung Sumbing.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ya, ini inisiatif dari teman-teman. Pascakebakaran kemarin kita menanam pohon buah dan pohon keras untuk merawat hutan Sumbing. Mungkin ini hanya kecil, tetapi langkah kecil kita, jadi harapan besar bagi Sumbing," katanya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Basecamp (BC) Sumbing Kledung via Batursari, David Yusuf. Menurut dia, pemulihan lingkungan pascakebakaran membutuhkan upaya bersama melalui kegiatan reboisasi dan perawatan kawasan hutan.
"Saya mengapresiasi teman-teman dari SHC ini, karena pascakebakaran memang dibutuhkan perawatan lingkungan yakni reboisasi untuk melestarikan alam, dengan tanaman keras dan buah untuk menjaga air dan satwa kera," katanya.
Reboisasi ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara SHC Temanggung, Perhutani, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Temanggung, serta Basecamp Sumbing Kledung via Batursari.
Berdasarkan data kebakaran Gunung Sumbing, total luas kawasan yang terdampak kebakaran mencapai 974,29 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 398,89 hektare berada di wilayah Kabupaten Temanggung.
Melalui kegiatan reboisasi ini, SHC Temanggung berharap upaya pemulihan hutan Gunung Sumbing dapat terus berlanjut dengan melibatkan berbagai instansi dan lembaga termasuk para pegiat pendakian sehingga kelestarian ekosistem, sumber mata air, serta habitat satwa tetap terjaga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!