Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisata Batu Laki Kalsel Gerakkan Perekonomian Masyarakat

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 21:50 WIB | Oleh:
Wisata Batu Laki Kalsel Gerakkan Perekonomian Masyarakat Doc: ANTARA/MCKominfoKalsel
Ket. Wisata Batu Laki Kalsel gerakkan ekonomi masyarakat.

BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN - Situs Batu Gamping Batu Laki, di Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan Provinsi Kalimantan Selatan menjadi salah satu situs dalam kawasan Meratus UNESCO Global Geopark, yang kini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitarnya.

Pengelola Situs Batu Gamping Batu Laki, Muhammad Arsad, mengatakan aktivitas wisata di kawasan tersebut telah memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

“Adanya lanting wisata memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pengunjung yang datang menikmati pemandangan dan alam yang ada di sini juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya di Hulu Sungai Selatan, Kamis (1/10).

Menurutnya, daya tarik Batu Laki tidak terlepas dari kondisi alamnya yang masih terjaga.

Pemandangan kawasan, sungai, serta suasana alam menjadi bagian yang menarik minat pengunjung untuk datang dan menikmati kawasan tersebut.

Karena itu, menurutnya, menjaga lingkungan merupakan bagian penting dalam mempertahankan keberlangsungan aktivitas wisata di Batu Laki.

Lingkungan yang terpelihara menjadi dasar bagi keberlangsungan daya tarik wisata.

Dengan demikian, manfaat ekonomi yang muncul dari aktivitas kunjungan wisatawan juga dapat terus dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Menurut pengelola situs Akhmad Setia Budi, mengatakan keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat tidak dapat dipisahkan dari kondisi lingkungan kawasan.

“Lingkungan harus tetap dijaga karena dari lingkungan yang terjaga masyarakat juga mendapatkan hasil dan manfaat,” katanya.

Ia menilai, kelestarian alam dan manfaat ekonomi masyarakat merupakan dua hal yang dapat berjalan beriringan apabila kawasan wisata dikelola secara berkelanjutan.

Batu Laki menunjukkan bagaimana potensi alam dapat menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat tanpa mengesampingkan aspek pelestarian lingkungan. Lanting menjadi salah satu sarana yang mempertemukan kepentingan wisatawan dengan masyarakat lokal.

Bagi pengunjung, lanting menawarkan kesempatan menikmati kawasan dari perspektif yang berbeda. Sementara bagi masyarakat, keberadaan aktivitas wisata membuka ruang untuk memperoleh manfaat ekonomi dari potensi yang dimiliki kawasan.

Pengembangan wisata seperti ini juga sejalan dengan prinsip pengelolaan Meratus UNESCO Global Geopark yang menghubungkan aspek konservasi, edukasi, dan pembangunan ekonomi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Masa Depan Ronaldo di Timna...

Pungli Bikin Biaya Usaha Makin Tinggi

20 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Pungli Bikin Biaya Usaha Ma...

Pemkot Surabaya Tertibkan Pengelolaan Sampah Ilegal di 7 Tanah Aset

20 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemkot Surabaya Tertibkan P...
Luar Negeri
Bahrain Resmi Bergabung den...
Luar Negeri
Banjir Lumpuhkan Bangkok, P...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.