Turki Tutup Situs Berita Independen T24, Pemerintah Sebut Ada Konten Propaganda LGBT
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis"Keputusan untuk menutup portal berita T24 bukan hanya merupakan pelanggaran yang sangat serius terhadap kewajiban pemerintah terkait kebebasan pers dan kebebasan berekspresi, tetapi juga secara langsung menghambat hak warga negara untuk memperoleh berita," kata mereka.
Mereka mengatakan operasi "Keluargaku Aman" telah "menargetkan pers dan kebebasan berekspresi sejak hari pertama", seraya mencatat bahwa salah satu orang yang ditangkap adalah jurnalis Tugba Tekerek yang hingga kini masih dipenjara.
Dalam surat dari penjara yang diterbitkan kelompok hak asasi MLSA pada hari ke-15 masa penahanannya, Tekerek mengatakan semangatnya tetap "tinggi" meskipun berada dalam tahanan.
"Tekad saya untuk memperjuangkan jurnalisme demi dunia yang lebih baik serta negara yang demokratis dan bebas sama sekali tidak goyah," tulisnya.
Tekerek ditangkap terkait artikel yang ditulisnya mengenai komunitas LGBTQ di Georgia menjelang pemilu negara tersebut pada 2024. Artikel itu diterbitkan di situs Kaos GL, kelompok hak LGBTQ terkemuka di Turki.
Komunitas LGBTQ di Turki semakin berada di bawah tekanan otoritas. Presiden Recep Tayyip Erdogan menyebut komunitas tersebut sebagai "gerakan menyimpang" yang terdiri dari "orang-orang cabul".
Beberapa hari sebelum penggerebekan, pejabat Turki mengonfirmasi bahwa negara tersebut akan menggelar pemilu lebih awal pada April 2028. Sejumlah aktivis LGBTQ terkemuka mengatakan kepada AFP bahwa operasi tersebut merupakan "awal dari kampanye pemilu".
Menteri Kehakiman Akin Gurlek mengatakan operasi "Keluargaku Aman" diluncurkan sebagai bagian dari program "Dekade Keluarga" yang dicanangkan Erdogan dan bertujuan untuk "melindungi anak-anak kita, institusi keluarga, dan tatanan sosial".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!