Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kroasia Coba Hentikan Spanyol

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 07:04 WIB | Oleh:
Kroasia Coba Hentikan Spanyol Doc: Michal Cizek / AFP
Ket. Gelandang Kroasia bernomor punggung 10, Luka Modric (kedua dari kanan), merayakan gol pertama timnya bersama rekan-rekan setim dalam pertandingan sepak bola UEFA Nations League Grup A3 antara Republik Ceko dan Kroasia di Praha pada 26 September 2026.

SEVILLA - Tim nasional Spanyol akan menjalani pertandingan kandang pertama setelah menjuarai Piala Dunia 2026. Dia akan menjamu Kroasia dalam laga kedua UEFA Nations League Grup A3 di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán, Sevilla, Rabu (1/10) dini hari WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi La Roja untuk melanjutkan momentum setelah secara dramatis menundukkan Inggris 3-2 di Wembley di laga pembuka. Kroasia datang dengan semangat untuk menghentikan laju Spanyol.

Status sebagai juara dunia dan juara Eropa membuat Spanyol kembali menjadi salah satu pusat perhatian sepak bola internasional. Namun, kemenangan di Wembley menunjukkan bahwa perjalanan mereka untuk mempertahankan konsistensi tidak selalu mudah. Sempat unggul melalui Lamine Yamal di menit kedua, Spanyol justru tertinggal setelah Anthony Gordon dan Harry Kane membalikkan keadaan menjelang turun minum.

Pertandingan kemudian kembali berubah arah. Kane gagal mengeksekusi penalti dengan sempurna di menit ke-55 setelah sepakannya membentur mistar. Kesempatan itu menjadi titik balik bagi Spanyol. Luis de la Fuente memasukkan Alex Baena dan Mikel Oyarzabal. Kedua pemain tersebut kemudian mencetak gol untuk memastikan kemenangan 3-2. Oyarzabal kembali menjadi penentu setelah mencetak gol kemenangan Spanyol atas Inggris di final Piala Eropa 2024.

Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Spanyol menjadi 39 pertandingan. De la Fuente menegaskan bahwa keberhasilan itu tidak membuat timnya kehilangan ambisi. “Tim ini sangat ambisius dan tidak ingin berhenti menang. Ada saat-saat ketika harus menderita dan menghadapi talenta para pemain Inggris. Kami melihat Spanyol terus menemukan kembali dirinya,” ujar De la Fuente.

Pelatih 65 tahun itu sebelumnya juga menekankan bahwa status sebagai juara dunia tidak boleh membuat anak asuhnya terlena. Menurut dia, Spanyol harus tetap memiliki motivasi setidaknya setara dengan lawan yang mereka hadapi. “Kami harus sama termotivasinya dengan lawan. Semakin dekat kami dengan level motivasi tersebut, semakin dekat pula kami dengan kemenangan,” ujar De la Fuente.

Kini tantangan berikutnya adalah Kroasia. Dalam 10 pertemuan resmi, Spanyol meraih tujuh kemenangan. La Roja juga memenangi tiga pertemuan terakhir kedua negara. Namun, Kroasia memiliki pengalaman dan karakter yang membuat pertandingan di Sevilla tidak dapat dianggap ringan.

Kroasia datang dengan modal kemenangan 2-1 atas Ceko di Praha. Laga tersebut sekaligus menjadi pertandingan pertama Slaven Bilic dalam periode keduanya sebagai pelatih Vatreni. Dia kembali dipercaya menangani tim nasional 14 tahun setelah mengakhiri masa tugas pertamanya.

Luka Modric kembali menunjukkan pengaruhnya. Di usia 41 tahun, kapten itu membuka keunggulan Kroasia dua menit setelah babak kedua dimulai. Adam Karabec menyamakan kedudukan, tetapi Marco Pasalic memastikan tiga poin bagi Kroasia melalui gol pada menit ke-77.

Bilic mengakui bahwa periode keduanya bersama Kroasia menghadirkan tantangan besar. Empat pertandingan UEFA Nations League dalam rentang sekitar 10 hari membuat rotasi dan pengelolaan pemain menjadi penting.

“Ini situasi yang spesifik. Ini pertama kalinya kami menghadapi empat pertandingan Nations League dalam waktu sekitar sepuluh hari. Saya tidak ingin situasi itu mengganggu pekerjaan,” ujar Bilic ketika mengumumkan skuad Kroasia.

Kemenangan di Praha memperlihatkan bahwa Kroasia masih mengandalkan kombinasi pengalaman dan energi pemain muda. Modric menjadi simbol pengalaman. Sedangkan Marco Pasalic muncul dari bangku cadangan untuk menjadi penentu. Bilic tentu berharap pola serupa kembali muncul ketika timnya menghadapi juara dunia di Sevilla.

Meski demikian, sejarah pertemuan di Spanyol tidak terlalu menguntungkan Kroasia. Kemenangan terakhir mereka atas Spanyol terjadi dalam laga UEFA Nations League November 2018 dengan skor 3-2. Sementara itu, kemenangan Kroasia di tanah Spanyol terakhir terjadi dalam laga persahabatan Maret 1994 dengan skor 2-0.

Perubahan Skuad

Spanyol menghadapi sejumlah persoalan cedera. Kiper Barcelona Joan Garcia dan bek Tottenham Hotspur Pedro Porro telah mundur dari skuad sebelum pertandingan melawan Inggris. Eric Garcia juga meninggalkan pemusatan latihan setelah mengalami masalah pada lutut. Sebagai gantinya, bek Atletico Madrid Robin Le Normand dipanggil masuk skuad. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Cara Unik Banten Mengembangkan Sikap Nasionalisme

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Cara Unik Banten Mengembang...
Nasional
Puluhan Jam di Meja Operasi...
Megapolitan
Baznas Bekasi Kucurkan Rp1 ...
Daerah
Cegah Antrean Panjang, Poli...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.