Baznas Bekasi Kucurkan Rp1 Miliar untuk Kuliah 326 Mahasiswa
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 00:03 WIB | Oleh: Tim PenulisKabupaten Bekasi - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyalurkan Rp1 miliar bantuan pendidikan jenjang perguruan tinggi dalam dan luar negeri melalui Program Bekasi Cerdas bertajuk "Satu keluarga dhuafa, satu sarjana".
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi Hudaya mengapresiasi komitmen Baznas dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat yang menjadi fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing.
"Pembangunan Kabupaten Bekasi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang cerdas, terampil, berakhlak mulia dan berdaya saing," katanya di Cikarang, Senin (191/10).
Ia mengatakan bantuan beasiswa ini bisa dimanfaatkan optimal untuk menunjang kebutuhan perkuliahan dengan harapan segenap penerima manfaat mampu terus meningkatkan prestasi, menjaga akhlak, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan selama menempuh pendidikan.
"Jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik. Keberhasilan yang sesungguhnya bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga bagaimana ilmu dan kemampuan yang kita miliki dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat dan daerah," katanya.
Dia mengaku peningkatan mutu pendidikan membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Sinergi pemerintah daerah, Baznas, perguruan tinggi dan masyarakat perlu terus diperkuat agar semakin banyak generasi muda, khususnya keluarga dhuafa, memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.
"Saya berharap bantuan pendidikan ini menjadi langkah nyata mencetak generasi penerus berintegritas, memiliki kepedulian sosial serta mampu berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Bekasi," ucapnya.
Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Aminulloh menjelaskan Program Bekasi Cerdas merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan lebih baik dengan skema distribusi lewat sejumlah kategori sesuai kebutuhan penerima manfaat.
"Beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial melainkan bentuk kepercayaan dan investasi masa depan untuk mencetak generasi muda unggul, berintegritas dan berdaya saing. Kami berharap dukungan ini dapat menjadi pelecut semangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi, menjaga amanah dan tidak berhenti belajar," katanya.
Bantuan Rp1,02 miliar diberikan kepada para penerima manfaat dengan rincian Rp826,58 juta untuk 248 mahasiswa beasiswa jenjang Strata Satu (S1), 12 penerima bantuan pendidikan di luar negeri senilai Rp60 juta serta bantuan biaya kuliah bagi 29 penerima sebesar Rp53,5 juta.
"Kita juga salurkan bantuan menyelesaikan tunggakan kuliah S1 kepada 37 mustahik dengan total anggaran Rp88,27 juta. Dengan demikian, keempat kategori bantuan tersebut mencakup 326 penerima dengan total anggaran Rp1,028 miliar," jelasnya.
Kuota penerima beasiswa disesuaikan setiap tahun dengan mempertimbangkan jumlah mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan serta penambahan penerima baru berdasarkan kemampuan anggaran.
"Kepada seluruh penerima beasiswa dan bantuan dana pendidikan, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk fokus menimba ilmu, mengembangkan kapasitas diri dan kelak berkontribusi kembali bagi masyarakat dan bangsa," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!