Polisi Turki Gerebek Bar Gay dan Rumah Aktivis LGBTQ, Sedikitnya 63 Orang Ditahan
📅 Senin, 14 Sep 2026, 05:01 WIB | Oleh: Tim Penulis“Pemaksaan agenda moral ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hak-hak dasar dan komitmen internasional Turki, yang membawa negara ini ke jalan yang gelap,” tulis Nacho Sanchez Amor di X.
“Keberadaan tidak dapat dilarang atau dibatasi. Hak-hak LGBTI+ adalah hak asasi manusia!” kata Ozgul Saki, anggota parlemen dari Partai DEM yang berhaluan kiri dan pro-Kurdi di Istanbul, melalui X.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!