Drone Russia Hantam Kereta Api Ukraina, Rombongan Diplomat Eropa dan AS Diduga Jadi Target
📅 Senin, 14 Sep 2026, 14:31 WIB | Oleh: Lili LestariDia mengatakan ini adalah "jenis serangan acak dan tidak masuk akal yang dialami warga Ukraina setiap hari - bahkan di jalur kereta api sipil". Ia mendesak sekutu Kyiv untuk segera menyediakan "pertahanan udara yang dibutuhkan" bagi warga Ukraina.
Ukraina telah berulang kali memohon kepada sekutunya - khususnya AS - untuk menyediakan lebih banyak pencegat rudal guna mempertahankan diri dari serangan harian Russia yang semakin sering menggunakan rudal balistik berkecepatan tinggi dan pesawat tak berawak bertenaga jet.
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan "serangan barbar" di perbatasan Ukraina-Polandia di Yahodyn tersebut sama dengan "teror [Presiden Russia Vladimir] Putin yang 'mengetuk' langsung pintu Uni Eropa dan NATO". Ia kembali menyerukan sanksi lebih lanjut terhadap Moskow.
"Putin perlu memahami bahwa kebiadabannya akan ditanggapi dengan tindakan tegas yang akan meningkatkan biaya perang baginya hingga ke tingkat yang tidak dapat diterima. Ini satu-satunya cara untuk menghentikannya," katanya.
Di Polandia, Perdana Menteri Donald Tusk mengadakan pertemuan darurat untuk membahas perkembangan terkini.
"Peningkatan aksi dari pihak Russia menjadi kenyataan, dan mereka semakin mendekati perbatasan kita."
Johnson dan para penasihat keamanan top Eropa lainnya sedang dalam perjalanan pulang dari konferensi Yalta European Strategy (YES) di Kyiv - sebuah acara tahunan yang mempertemukan para pemimpin dan pakar dari bidang politik, bisnis, keamanan, dan media massa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!