Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awal Pekan, IHSG Melemah Seiring Pasar 'Wait and See' Kebijakan Suku Bunga The Fed

📅 Senin, 14 Sep 2026, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Kondisi ini berpotensi menekan arus kas dunia usaha dan menghambat aktivitas ekonomi serta penciptaan lapangan kerja,” ujar Liza.

Selain itu, Liza mengatakan ekspektasi pelaku usaha terhadap kondisi makroekonomi kuartal III-2026 semakin memburuk, tercermin dari Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM) yang menurun menjadi 28 dari 37 pada kuartal sebelumnya dan masuk zona pesimistis.

"Pelaku usaha memperkirakan pertumbuhan ekonomi lebih moderat setelah berakhirnya faktor musiman seperti Ramadhan, Idul Fitri dan libur sekolah," ujar Liza.

Ia melanjutkan tekanan juga berasal dari potensi pelemahan kurs rupiah dan kenaikan inflasi akibat tingginya harga energi global, penyesuaian harga BBM nonsubsidi, depresiasi rupiah, serta risiko El Nino terhadap harga pangan.

“Kondisi tersebut meningkatkan potensi kenaikan BI-Rate secara pre-emptive untuk menjaga stabilitas Rupiah dan ekspektasi inflasi, sementara aktivitas manufaktur masuk ke zona kontraksi dengan PMI turun menjadi 49 pada Agustus 2026,” ujar Liza.

Bursa Eropa kompak menguat pada penutupan Jumat (11/09), di antaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,90 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,39 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,80 persen, dan indeks CAC 40 Prancis menguat 0,78 persen.

Bursa di Wall Street AS juga kompak menguat pada penutupan Jumat (11/09), diantaranya indeks S&P 500 menguat 0,86 persen ke level 7.656,98, indeks Nasdaq Composite menguat 0,96 persen ke 26.333,04, serta Dow Jones Industrial Average menguat 0,98 persen ke 52.573,29.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 0,85 persen ke 63.465,00, indeks Shanghai menguat 0,05 persen ke 3.886,25, indeks Kospi melemah 2,21 persen ke 6.757,46, indeks Hang Seng melemah 0,35 persen ke 24.719,00, dan indeks Straits Times menguat 0,29 persen ke 5.522,98.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.