Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Longsor Melanda 7 Kampung di Aceh Tengah, Satu Orang Meninggal Dunia

📅 Senin, 14 Sep 2026, 10:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Longsor Melanda 7 Kampung di Aceh Tengah, Satu Orang Meninggal Dunia Doc: Diskominfo Aceh Tengah.
Ket. Tanah longsor dipicu hujan lebat terjadi di Jalan Takengon - Bintang tepatnya titik lokasi Pagar Merah yang berdampak badan jalan tertutup material longsor, Minggu (13/9).

JAKARTA – Tanah longsor yang dipicu hujan deras sejak Minggu (13/9) sore melanda tujuh kampung di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

Longsor yang terjadi sekitar pukul 18.15 WIB tersebut berdampak pada tujuh kampung yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Kebayakan, Lut Tawar, Celala, dan Silih Nara.

Material longsor dan lumpur menutup sejumlah ruas jalan nasional, provinsi, dan kabupaten serta menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.

Berdasarkan pendataan sementara dari BPBD Aceh Tengah, satu warga meninggal dunia dan 13 warga lainnya mengalami luka-luka. Petugas masih melakukan pendataan dan penanganan di wilayah terdampak.

Dari sisi kerusakan, sebanyak dua unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan dua unit lainnya rusak sedang. Selain itu, sejumlah ruas jalan tertutup material longsor sehingga mengganggu akses masyarakat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Aceh Tengah berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan asesmen di lokasi terdampak. BPBD juga mengerahkan dua unit alat berat, yakni satu wheel loader dan satu excavator, untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

Hingga Minggu (13/9), proses pembersihan material longsor masih berlangsung untuk membuka kembali akses jalan yang terdampak dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

BNPB bersama BPBD dan unsur terkait terus memantau perkembangan situasi serta mendukung penanganan di wilayah terdampak.

BNPB mengimbau masyarakat di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan berintensitas tinggi atau berlangsung dalam waktu lama. Masyarakat yang berada di sekitar lereng dan tebing agar meningkatkan kewaspadaan serta segera menuju tempat yang lebih aman apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Jakarta International Photo Festival 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.