Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Bedeng Warga Terbakar, Koster Tekankan Penanganan Humanis: Jangan Sampai Warga Makin Terpukul

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 05:02 WIB | Oleh:
Rumah Bedeng Warga Terbakar, Koster Tekankan Penanganan Humanis: Jangan Sampai Warga Makin Terpukul Doc: Antara foto
Ket. Gubernur Bali Wayan Koster bahas upaya penanganan warga penghuni rumah bedeng terbakar di Jalan Nakula, Denpasar, Senin (7/9).

DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster melarang jajarannya maupun pemda kabupaten/kota melakukan penanganan yang tidak humanis terhadap warga yang mendirikan rumah bedeng di kawasan lokasi kebakaran Jalan Nakula, Pemecutan Klod, Denpasar.

"Pelan-pelan karena ini menyangkut orang, jadi jangan sampai juga kita melakukan tindakan yang tidak humanis,” kata Koster di Denpasar, Senin.

“Jadi harus humanis, caranya kalau kita akan pindahkan seperti ini ya siapkan tempatnya, ditangani, diatasi dulu," sambung Gubernur Bali.

Diketahui pekan lalu api berkobar di lahan sekitar 4 hektare di Jalan Nakula yang kemudian melahap puluhan rumah bedeng semipermanen yang dihuni oleh mayoritas warga pendatang.

Kebakaran hebat tersebut menghanguskan harta benda warga dan menyisakan persoalan penertiban lahan pascabencana.

Gubernur Koster kemudian menjelaskan bahwa lahan yang selama ini berdiri bangunan bedeng penampungan warga pendatang tersebut merupakan aset resmi milik pemerintah daerah, bukan milik perorangan atau warga lokal.

Keberadaan bangunan liar yang telah berlangsung menahun di lokasi itu diakuinya terjadi akibat kendala pengawasan di lapangan.

Menurutnya, dinamika penataan kawasan di Bali tidak bisa diselesaikan secara instan mengingat banyaknya lahan kosong yang kerap tiba-tiba telah diisi oleh warga. 

Meski demikian, Pemprov Bali tetap mengarahkan agar penertiban dan pemindahan warga pendatang dari area eks kebakaran tersebut tetap wajib mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan solusi relokasi yang matang.

Terkait kelanjutan pemanfaatan lahan eks kebakaran Jalan Nakula yang ramai diisukan akan menjadi area pembangunan, Koster mengungkapkan adanya wacana penataan kawasan oleh Pemkab Badung.

Saat ini Pemkab Badung sedang melakukan kajian mendalam terkait rencana pembangunan infrastruktur di lokasi tersebut.

"Saya belum tahu, tetapi yang jelas itu memang ada rencana dari Bupati Badung untuk pembangunan infrastruktur, apakah akan tepat melintasi wilayah itu atau tidak, sedang distudi," kata Koster.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Olahraga
Mourinho Cuekin Duel Lawan ...
Olahraga
Harry Kane Masuk Kandidat B...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.