Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Taman Wisata Alam Kawah Ijen Masuk Status Tanggap Darurat

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 22:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Taman Wisata Alam Kawah Ijen Masuk Status Tanggap Darurat Doc: ANTARA
Ket. Karhutla di lereng Gunung Ijen, Sabtu (5/9/2026).

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) TWA Kawah Ijen ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Nomor: 100.3.3.2/229/KEP/429.011/2026.

"Kami sudah tetapkan status darurat bencana 14 hari ke depan, dan sudah menandatangani surat pernyataan tanggap darurat untuk mempercepat penanganan," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Sabtu (05/9).

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengusulkan dukungan helikopter pengebom air ke BPBD Jatim dan Kantor SAR Surabaya dalam upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan TWA Kawah Ijen.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Partana menambahkan helikopter pengebom air milik BPBD Jatim dijadwalkan tiba di Kawah Ijen pada Minggu (06/9).

"Berdasarkan koordinasi dengan BPBD Jatim helikopter pengebom air itu akan berangkat dari Malang dan mendarat di Bandara Banyuwangi, lalu helikopter menuju Paltuding Kawah Ijen dan langsung melakukan pemadaman dari udara," katanya.

Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla TWA Kawah Ijen berlaku selama 14 hari, terhitung mulai 4–17 September 2026 dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penanganan darurat bencana di lapangan.

Karhutla pertama kali titik api terdeteksi di kawasan hutan dan perkebunan Pasewaran, Kecamatan Kalipuro, Rabu (02/9), sedangkan petugas langsung melakukan penanganan secara bertahap.

Api mulai merembet mendekati kawasan Pondok Bunder yang merupakan jalur pendakian menuju Kawah Ijen, Jumat (04/9), sehingga TWA Kawah Ijen ditutup sementara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Mau Kredit Usaha Makin Gamp...

IMAX dengan Laser vs IMAX Biasa vs IMAX GT Laser: Apa Bedanya?

58 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
IMAX dengan Laser vs IMAX B...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.