Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, 35 Orang Rawat Inap

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 01:18 WIB | Oleh:
Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, 35 Orang Rawat Inap Doc: Istimewa
Ket. Hingga Selasa (1/9) malam, ambulans masih berdatangan membawa santri ke rumah sakit. Di RSUD Notopuro, sejumlah keluarga juga masih menunggu di area rumah sakit untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi santri yang menjalani perawatan.

SIDOARJO — Lebih dari 200 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, mendapat penanganan medis setelah diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9).

Dikutip dari Antara, para santri menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Sidoarjo. Berdasarkan data yang disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi pada Selasa malam, sekitar 200 santri ditangani di RSUD Notopuro, 15 santri di RS Delta Surya, dan 58 santri di RSI Siti Hajar.

Jumlah pasien di RSI Siti Hajar kemudian bertambah. Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo, dr. Iqbal Faizin, mengatakan hingga Selasa malam tercatat 75 santri telah mendapatkan penanganan di rumah sakit tersebut.

Dari jumlah itu, 35 pasien harus menjalani rawat inap. Sebanyak 32 pasien telah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis, sedangkan pasien lainnya masih menjalani observasi.

“Ada pasien lagi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, ini sudah proses masuk,” kata Iqbal, Selasa (1/9).

Ia menjelaskan, pasien yang menjalani rawat inap umumnya mengalami keluhan berupa mual, muntah, dan pusing. Kondisi tersebut membuat pasien perlu menjalani observasi lebih lama sebelum diperbolehkan pulang.

“Mual, mual, muntah, pusing. Jadi memang dibutuhkan untuk observasi lebih lanjut lebih dari 2 jam, ya harus rawat inap,” ujarnya.

Sementara itu, RS Delta Surya juga menerima santri yang mengalami keluhan serupa. Sebanyak 16 santri mendapat penanganan di rumah sakit tersebut dan sembilan di antaranya harus menjalani rawat inap.

Bupati Sidoarjo Subandi memastikan seluruh santri yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit telah mendapatkan penanganan medis.

“Tidak ada yang meninggal, semua pasien tertangani dengan baik. Kalau ada berita yang menyatakan ada yang meninggal, itu tidak benar,” kata Subandi setelah mengunjungi santri di RSUD Notopuro Sidoarjo, Selasa.

Menurut Subandi, kondisi para santri secara umum terus membaik. Sebagian pasien telah diperbolehkan pulang setelah dinyatakan sehat oleh tim medis, sementara mereka yang masih membutuhkan perawatan tetap berada dalam pengawasan rumah sakit.

“Santri yang masih membutuhkan perawatan akan tetap mendapatkan pengawasan dari pihak rumah sakit sebelum diperbolehkan kembali ke rumah,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga meminta keluarga santri tidak khawatir dan memastikan pelayanan medis tetap diberikan hingga kondisi pasien dinyatakan pulih.

Hingga Selasa malam, ambulans masih berdatangan membawa santri ke rumah sakit. Di RSUD Notopuro, sejumlah keluarga juga masih menunggu di area rumah sakit untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi santri yang menjalani perawatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.