Perjalanan Rahasia 8 Jam Direktur CIA John Ratcliffe ke Moskow, Pertemuan Soal Ukraina?
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 09:16 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMOSKOW – Direktur Central Intelligence Agency (CIA) John Ratcliffe dilaporkan melakukan kunjungan mendadak ke Moskow pada Selasa (25/8), dalam perjalanan yang tidak diumumkan sebelumnya oleh pemerintah Amerika Serikat maupun Rusia.
Ratcliffe dilaporkan tiba di Moskow menggunakan pesawat angkut militer Amerika Serikat Boeing C-17 Globemaster III yang terbang dari Riga, Latvia. Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat tersebut mendarat di Bandara Vnukovo, Moskow, pada Selasa pagi dan meninggalkan Rusia beberapa jam kemudian.
Sejumlah media Amerika Serikat, termasuk CBS News dan Axios, melaporkan Ratcliffe berada di Moskow untuk melakukan pertemuan dengan pejabat Rusia. Namun, belum diketahui siapa pejabat yang ditemuinya maupun materi pembicaraan mereka. CIA, Pentagon, dan Angkatan Udara AS juga belum memberikan penjelasan mengenai kunjungan tersebut.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya mengatakan pihaknya tidak memiliki informasi mengenai pesawat militer Amerika yang mendarat di Moskow. Kremlin juga menyatakan tidak mengetahui adanya pertemuan yang dijadwalkan dengan pejabat pemerintahan AS pada pekan tersebut.
Kunjungan Ratcliffe menjadi perhatian karena merupakan perjalanan pertamanya yang diketahui publik ke Rusia sejak menjabat sebagai direktur CIA. Ia dilantik sebagai kepala CIA pada Januari 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kunjungan terakhir direktur CIA ke Moskow yang diketahui publik dilakukan William Burns pada November 2021. Saat itu, Burns bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di tengah meningkatnya kekhawatiran Washington terhadap konsentrasi pasukan Rusia di sekitar Ukraina, beberapa bulan sebelum invasi skala penuh Rusia pada Februari 2022.
Diduga Berkaitan dengan Ukraina
Kunjungan Ratcliffe berlangsung ketika pembicaraan yang dimediasi Amerika Serikat untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina mengalami kebuntuan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Reuters melaporkan Washington meminta Ukraina untuk menghindari serangan udara terhadap wilayah tertentu di Rusia selama kunjungan tersebut. Sejumlah laporan dari media Ukraina menyebut permintaan itu mencakup penundaan serangan terhadap Moskow dan St. Petersburg. Pejabat Ukraina disebut telah mengonfirmasi adanya permintaan tersebut.
Belum diketahui apakah permintaan tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan Ratcliffe atau merupakan bagian dari pengaturan keamanan yang lebih luas selama berlangsungnya kontak antara Washington dan Moskow.
Ratcliffe juga diketahui telah menjaga komunikasi dengan kepala badan intelijen luar negeri Rusia (SVR), Sergei Naryshkin. Naryshkin sebelumnya menyatakan terbuka terhadap pertemuan langsung dengan Ratcliffe. Namun, belum ada konfirmasi bahwa keduanya bertemu dalam kunjungan 25 Agustus tersebut.
Iran Ikut Menjadi Sorotan
Selain perang Ukraina, kunjungan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan Amerika Serikat dengan Iran.
Reuters melaporkan Rusia memiliki hubungan dengan Iran, termasuk dugaan dukungan teknologi dan informasi kepada Teheran yang berkaitan dengan konflik. Moskow membantah sejumlah tuduhan tersebut dan menyatakan bersedia membantu mencari jalan keluar dari ketegangan Amerika Serikat-Iran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!