Karena Kerap Tercemar, Perumda Tirta Patriot Bekasi akan Ubah Teknologi Pengolahan dan Sumber Air Baku

Rabu, 26 Agu 2026, 11:04 WIB

KOTA BEKASI - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Patriot Kota Bekasi berencana merubah sistem atau teknologi pengolahan air baku. Langkah ini dilakukan mengingat air Kali Bekasi selaku sumber air baku perusahaan air milik Pemkot Bekasi tersebut kerap tercemar.

Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, berharap dengan perubahan tersebut air baku bisa diolah dalam kondisi apapun. Sehingga hasil produksi air kepada pelanggan atau masyarakat tetap memenuhi standar Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

Ket. Foto: — Sumber: RRI/Leny Kurniawati

Ia menjelaskan, teknologi atau sistem pengolahan air seperti ini sudah mulai diterapkan oleh beberapa Perusahan Daerah Air Minum (PDAM). Salah satunya oleh PAM Jaya milik DKI Jakarta.

"Kami telah menugaskan tim teknis untuk mengkaji teknologi atau sistem mana yang paling pas digunakan. Sesuai dengan kondisi bahan baku air miliki Perumda Tirta Patriot," kata dia, Selasa (25/8).

Ali Imam menjelaskan, bahwa kondisi air Kali Bekasi yang kerap tercemar memang berdampak pada distribusi air kepada pelanggan. Sehingga diperlukan solusi permanen agar distribusi air tidak mengalami gangguan.

Ia mengatakan, solusi permanen yang dalam waktu dekat akan direalisasikan yaitu mengganti sumber air baku. Yakni dari Kali Bekasi ke Kalimalang.

"Kita sedang melakukan relokasi intake SPAM Teluk Buyung yang direncanakan selesai Oktober 2026. Jadi nantinya air baku kita yang awalnya ambil dari Kali Bekasi kita ganti ke Kalimalang," tutur dia.

Sementara untuk penggantian sistem pengolahan air baku, saat ini masih dalam kajian. Dan nantinya akan diberlakukan untuk daerah atau wilayah yang air bakunya tidak bisa diganti.

"Jadi untuk cabang yang air bakunya tetap dari Kali Bekasi kita akan kaji untuk mengubah sistem pengolahannya. Seperti Pondok Ungu misalnya, itu sampai kapanpun hanya bisa pakai Kali Bekasi maka kita pikirkan ganti sistem pengolahannya," pungkas dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

3.823 Hektare Padi di Tanah Bumbu, 800 Hektare Terdampak Kemarau Panjang.

Dinsos Tangsel Ungkap 5.127 Pemerima Bansos Terindikasi Judol

Cuaca Panas, Pemprov Babel Pangkas Rute Pawai PBB HUT Ke-81 RI Jadi 4 Km.

Wali Kota Banda Aceh: Aceh Butuh Kebijakan Tepat Hadapi Dinamika Masyarakat.

5 Rumah Sakit Tipe D di Maluku Naik Jadi Tipe C pada 2026, Pelayanan Diperkuat.

Karena Kerap Tercemar, Perumda Tirta Patriot Bekasi akan Ubah Teknologi Pengolahan dan Sumber Air Baku

Pemkab Nduga Salurkan Bantuan Sarana Perikanan untuk Kembangkan Usaha Masyarakat.

Kemenhut Kerahkan 5.000 ASN Bantu Penanganan Karhutla

Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Banjarbaru, 10 Penerbangan Terdampak.

Pemprov Banten Gelar Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

Usai Ditinjau Tim Gabungan, Pemkab Bogor Hentikan Produksi Minuman Beralkohol di Citeureup

Pemkot Bekasi Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Bantaran Kali

Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Wilayah Timur Melalui Penyelesaian Pembangunan Jalan R3

Stok Beras Indonesia 5,1 Juta Ton, Aman untuk Kebutuhan Pangan dan Hadapi El Nino

Lima Kunci HR Menyiapkan SDM Tangguh di Tengah Perubahan Dunia Kerja

Menhub Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

Pemkot Jakarta Timur Siapkan Tiga Lokbin untuk Relokasi PKL di Kramat Jati

IPAL Komunal dan Pencegahan Stunting Jadi Pilar Penguatan Kampung Sehat

Utamakan Keselamatan, Kemenhub Imbau Masyarakat Gunakan Kendaraan Berizin dan Laik Jalan

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.