Bandung Kembali Gelar Bandung Arts Festival

Minggu, 26 Jul 2026, 14:12 WIB

BANDUNG - Bandung kembali menghadirkan ruang apresiasi seni dan budaya melalui penyelenggaraan Bandung Arts Festival (BAF) #12 di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK), Sabtu (25/7.

Sebagai UNESCO Creative City of Design, Kota Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri kreatif melalui kolaborasi seniman, komunitas, akademisi, dan pegiat budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Ket. Foto: — Sumber: Humas Kota Bandung

Bandung Arts Festival menghadirkan beragam kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis, mulai dari workshop batik dan sarasehan bersama Batik Komar, workshop Tari Palembang, workshop Tari Ngabatik, hingga penampilan puluhan sanggar seni dari berbagai daerah. Festival ini juga dimeriahkan oleh delegasi seni dari Malaysia yang turut memperkaya pertukaran budaya antarnegara.

Salah satu sajian utama dalam festival ini adalah Tari Kolosal "Ngabatik", sebuah pertunjukan yang memadukan tarian, musik, serta filosofi membatik sebagai warisan budaya Indonesia. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai karya seni rupa, instalasi, fotografi, batik, dan beragam ekspresi kreatif hasil kolaborasi para pelaku seni.

Panitia Divisi Perlengkapan Pameran Bandung Arts Festival, Muhammad Habibie Hidayat, mengatakan rangkaian kegiatan pada hari kedua dirancang untuk menghadirkan pengalaman seni yang beragam sekaligus menjadi ruang belajar bagi masyarakat.

"Hari ini ada workshop Tari Ngabatik dan berbagai pertunjukan tari lainnya. Ada juga penampilan sanggar dari berbagai wilayah, bahkan dari Malaysia. Dilanjutkan dengan live music dan berbagai pertunjukan seni," ujar dia.

Menurut Habibie, Bandung Arts Festival tidak hanya menjadi wadah bagi para seniman untuk menampilkan karya, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya.

"Harapan saya dengan adanya kegiatan ini masyarakat lebih mengenal apa itu seni, karena seni itu lebih mahal daripada uang," imbuh dia.

Antusiasme juga dirasakan para peserta yang datang dari berbagai daerah. Aurora, peserta dari Sanggar Olah Seni Bhaswara Kabupaten Bekasi mengaku tertarik mengikuti Bandung Arts Festival karena menjadi kesempatan untuk bertemu dan belajar bersama para penari dari berbagai daerah maupun luar negeri.

"Aku dan teman-teman tertarik mengikuti kegiatan ini karena mendatangkan penari-penari terkenal dari luar negeri maupun dari berbagai kota dan daerah di Indonesia," ungkap dia.

Sementara itu peserta lainnya, Isna, menjelaskan, kelompoknya membawakan Tari Lembok Beas, sebuah tarian yang mengisahkan sosok gadis desa yang cantik dan memiliki keistimewaan.

"Kami menampilkan Tari Lembok Beas yang menceritakan tentang gadis desa yang sangat cantik dan istimewa," jelas Isna.

Hal senada disampaikan Falisa yang mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti festival tersebut.

"Kegiatan hari ini seru banget karena bisa bertemu dengan penari-penari dari dalam maupun luar negeri," kata dia. ils/I-1

  • Kota Bandung
  • Bandung Arts Festival

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

BBNKB dan PBBKB Tak Jadi Naik, DPRD dan Pemprov Sulsel Sepakat Membatalkannya.

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Perum Bulog Jamin Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi Pangan di NTT

Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Dokter Ungkap Cara Lindungi Diri agar Tak Mudah Sakit

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Nyatakan Mulai Bangun PLTS Gajah Mungkur

Harga Ikan Naik, Telur Ayam Jadi Alternatif Lauk Favorit Warga Gorontalo.

Terus Mengguncang, BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan di NTT hingga Hari Ini

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Pendaftaran Dibuka, Ini Syarat, Formasi dan Honor yang Perlu Diketahui

3.823 Hektare Padi di Tanah Bumbu, 800 Hektare Terdampak Kemarau Panjang.

Dinsos Tangsel Ungkap 5.127 Pemerima Bansos Terindikasi Judol

Cuaca Panas, Pemprov Babel Pangkas Rute Pawai PBB HUT Ke-81 RI Jadi 4 Km.

Wali Kota Banda Aceh: Aceh Butuh Kebijakan Tepat Hadapi Dinamika Masyarakat.

5 Rumah Sakit Tipe D di Maluku Naik Jadi Tipe C pada 2026, Pelayanan Diperkuat.

Karena Kerap Tercemar, Perumda Tirta Patriot Bekasi akan Ubah Teknologi Pengolahan dan Sumber Air Baku

Pemkab Nduga Salurkan Bantuan Sarana Perikanan untuk Kembangkan Usaha Masyarakat.

Kemenhut Kerahkan 5.000 ASN Bantu Penanganan Karhutla

Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Banjarbaru, 10 Penerbangan Terdampak.

Pemprov Banten Gelar Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

Usai Ditinjau Tim Gabungan, Pemkab Bogor Hentikan Produksi Minuman Beralkohol di Citeureup

Pemkot Bekasi Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Bantaran Kali

Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Wilayah Timur Melalui Penyelesaian Pembangunan Jalan R3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.