5 Rumah Sakit Tipe D di Maluku Naik Jadi Tipe C pada 2026, Pelayanan Diperkuat.

Rabu, 26 Agu 2026, 11:04 WIB

Pemerintah Provinsi Maluku mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan lima rumah sakit tipe D menjadi tipe C pada 2026 guna memperkuat pelayanan kesehatan dan sistem rujukan di wilayah kepulauan.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam keterangan yang diterima di Ambon, Selasa (25/8), mengatakan peningkatan status rumah sakit tersebut menyasar Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan Kota Tual.

Ket. Foto: Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa. — Sumber: Antara Foto

"Untuk tahun 2026 kita mengalokasikan peningkatan rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C di lima daerah. Ini bagian dari upaya pemerintah memperkuat pelayanan kesehatan agar masyarakat di daerah tidak selalu harus dirujuk ke Ambon," kata Hendrik.

Ia menjelaskan anggaran yang disiapkan untuk masing-masing rumah sakit berkisar Rp100 miliar hingga Rp130 miliar, menyesuaikan kebutuhan pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan di setiap daerah.

Menurut dia, penguatan rumah sakit daerah penting bagi Maluku yang memiliki karakteristik geografis kepulauan sehingga akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan rujukan masih menjadi tantangan.

Dengan peningkatan status menjadi tipe C, rumah sakit di lima daerah tersebut diharapkan memiliki kapasitas pelayanan yang lebih baik, termasuk dukungan tenaga medis, fasilitas, serta layanan spesialistik sesuai standar rumah sakit tipe C.

"Yang kita kejar bukan sekadar peningkatan status rumah sakit, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan lebih baik," ujarnya. 

Hendrik menuturkan kebijakan tersebut melanjutkan pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan yang telah dilakukan pemerintah di Maluku.

Pada 2025, kata dia, Maluku mendapatkan pembangunan rumah sakit tipe C di Kabupaten Buru dengan alokasi anggaran sekitar Rp150 miliar.

Pembangunan dan peningkatan rumah sakit tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring rujukan kesehatan di Maluku, termasuk menghubungkan rumah sakit daerah dengan rumah sakit rujukan utama di Ambon.

Maluku saat ini memiliki RSUP dr. Johannes Leimena di Ambon sebagai rumah sakit rujukan utama tipe B milik Kementerian Kesehatan dengan kapasitas 450 tempat tidur. Rumah sakit tersebut diproyeksikan terus dikembangkan sebagai pusat rujukan bagi masyarakat di Maluku dan kawasan sekitarnya.

Di tingkat daerah, RSUD Maren di Kota Tual juga telah meningkat menjadi rumah sakit tipe C sehingga dapat memberikan pelayanan spesialistik yang lebih luas bagi masyarakat di kawasan Maluku Tenggara dan sekitarnya.

Gubernur menegaskan penguatan fasilitas kesehatan harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi geografis masing-masing wilayah.

"Karena Maluku ini daerah kepulauan, maka pembangunan kesehatan harus memperhitungkan jarak, waktu tempuh dan kemampuan masyarakat untuk mendapatkan layanan. Jangan sampai karena keterbatasan fasilitas, pasien harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan penanganan," katanya.

Ia berharap peningkatan lima rumah sakit tersebut dapat mengurangi beban rujukan ke Ambon sekaligus mempercepat penanganan pasien di wilayah masing-masing.

Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan sebagai bagian dari pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten dan kota.

"Ini investasi untuk pelayanan dasar masyarakat. Kita ingin rumah sakit di daerah mampu menangani lebih banyak kasus sehingga sistem rujukan berjalan lebih efektif," ujarnya.

  • 5 rumah sakit tipe D jadi tipe C di Maluku

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Dokter Ungkap Cara Lindungi Diri agar Tak Mudah Sakit

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Nyatakan Mulai Bangun PLTS Gajah Mungkur

Harga Ikan Naik, Telur Ayam Jadi Alternatif Lauk Favorit Warga Gorontalo.

Terus Mengguncang, BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan di NTT hingga Hari Ini

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Pendaftaran Dibuka, Ini Syarat, Formasi dan Honor yang Perlu Diketahui

3.823 Hektare Padi di Tanah Bumbu, 800 Hektare Terdampak Kemarau Panjang.

Dinsos Tangsel Ungkap 5.127 Pemerima Bansos Terindikasi Judol

Cuaca Panas, Pemprov Babel Pangkas Rute Pawai PBB HUT Ke-81 RI Jadi 4 Km.

Wali Kota Banda Aceh: Aceh Butuh Kebijakan Tepat Hadapi Dinamika Masyarakat.

5 Rumah Sakit Tipe D di Maluku Naik Jadi Tipe C pada 2026, Pelayanan Diperkuat.

Karena Kerap Tercemar, Perumda Tirta Patriot Bekasi akan Ubah Teknologi Pengolahan dan Sumber Air Baku

Pemkab Nduga Salurkan Bantuan Sarana Perikanan untuk Kembangkan Usaha Masyarakat.

Kemenhut Kerahkan 5.000 ASN Bantu Penanganan Karhutla

Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Banjarbaru, 10 Penerbangan Terdampak.

Pemprov Banten Gelar Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

Usai Ditinjau Tim Gabungan, Pemkab Bogor Hentikan Produksi Minuman Beralkohol di Citeureup

Pemkot Bekasi Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Bantaran Kali

Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Wilayah Timur Melalui Penyelesaian Pembangunan Jalan R3

Stok Beras Indonesia 5,1 Juta Ton, Aman untuk Kebutuhan Pangan dan Hadapi El Nino

Lima Kunci HR Menyiapkan SDM Tangguh di Tengah Perubahan Dunia Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.