Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satu Lagi, Orangutan Diselamatkan dari Kawasan Hutan Ramban yang Terbakar di Kalimantan Tengah

📅 Senin, 28 Sep 2026, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satu Lagi, Orangutan Diselamatkan dari Kawasan Hutan Ramban yang Terbakar di Kalimantan Tengah Doc: BKSDA Sampit
Ket. SAMPIT – Tim gabungan BKSDA Kalteng dan Yayasan OFI berhasil menyelamatkan seekor orangutan betina yang terjebak karhutla di hutan Ramban, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (26/9)

SAMPIT – Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah dan Yayasan Orangutan Foundation International (OFI) berhasil menyelamatkan seekor orangutan betina yang terjebak di kawasan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (26/9).

Operasi penyelamatan orangutan ini merupakan kedua kalinya dilakukan BKSDA bersama Yayasan OFI dalam kurang dari sebulan terakhir di wilayah Kotim.

Kepala Pos BKSDA Sampit, Muriansyah, mengatakan orangutan yang ditemukan terakhir berada di atas pohon kering di kawasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) Ramban yang berbatasan dengan perkebunan kelapa sawit.

Lokasi tersebut masih dilanda kebakaran dengan kondisi asap tebal dan bara api yang masih tersisa di permukaan tanah.

“Orangutan ini berjenis kelamin betina, diperkirakan berusia sekitar 20 tahun dengan berat 32 kilogram. Tim kemudian memberi nama Sindi,” kata Muriansyah, Sabtu, dikutip dari Berita Sampit.

Ia menyampaikan, laporan mengenai keberadaan satwa dilindungi itu pertama kali diterima dari warga Dusun Ramban dan pihak perusahaan pada Jumat 25 September 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Sebelumnya, orangutan tersebut terlihat oleh regu pemadam kebakaran perusahaan saat mengambil air di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB.

Setelah itu, tim rescue dari Pangkalan Bun berangkat menuju lokasi pada sore hari, sementara petugas Pos Sampit lebih dulu melakukan pemantauan untuk memastikan keberadaan orangutan tidak berpindah jauh.

Tim penyelamat tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung melakukan upaya pembiusan. Namun proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena orangutan terus berpindah-pindah dan berada di dahan pohon yang tinggi.

Selain itu, kondisi lapangan juga cukup berbahaya akibat kabut asap yang pekat serta tanah yang masih mengandung bara api sisa kebakaran.

“Sekitar pukul 02.00 WIB orangutan berhasil terbius, tetapi posisinya tersangkut di dahan pohon. Petugas kemudian memanjat pohon untuk menurunkannya dengan aman,” ujarnya.

Sekitar pukul 02.30 WIB, orangutan akhirnya berhasil dievakuasi. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka bakar maupun cedera lainnya pada tubuh satwa tersebut.

Selanjutnya, tim membawa orangutan itu menuju Pangkalan Bun untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan karantina di klinik milik OFI. Setelah hasil pemeriksaan darah menunjukkan kondisi sehat dan tidak membawa penyakit, orangutan tersebut direncanakan akan ditranslokasi ke kawasan Suaka Margasatwa Lamandau di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Muriansyah juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan pihak perusahaan yang turut membantu proses penyelamatan satwa tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga Dusun Ramban serta pihak perusahaan yang telah memberikan informasi awal, membantu pemantauan, dan mendukung kelancaran proses rescue orangutan ini hingga berhasil dilakukan dengan aman,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Capaian realisasi investasi nasional

28 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

28 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.