Menteri Pertahanan Jepang Kunjungi Kuil Yasukuni, PM Takaichi Tak Hadir
📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Kyodo
TOKYO - Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi memberikan penghormatan di Kuil Yasukuni yang didedikasikan untuk para korban perang negara itu, Sabtu (15/8), tetapi Perdana Menteri Sanae Takaichi tidak hadir.
Kunjungan Koizumi ke Kuil Yasukuni terjadi 81 tahun setelah Jepang menyerah dalam Perang Dunia II, sebuah peringatan yang membuat banyak orang, termasuk sejumlah kecil orang berseragam militer—dan tokoh-tokoh politik senior—membanjiri tempat tersebut.
Sempat ada spekulasi bahwa Takaichi, yang biasanya rutin berkunjung sebelum menjadi perdana menteri, mungkin akan mengunjungi kuil tersebut seperti yang dilakukan oleh perdana menteri saat itu, Shinzo Abe, mentornya, pada tahun 2013.
Kunjungan itu memicu kemarahan di Tiongkok dan Korea Selatan, bahkan teguran langka dari sekutu dekat, Amerika Serikat.
Kuil Yasukuni telah lama menjadi masalah dalam hubungan Tokyo dengan negara-negara tetangganya di Asia. Kuil ini didedikasikan untuk 2,5 juta korban perang, sebagian besar warga Jepang, termasuk penjahat perang yang dihukum karena terlibat dalam invasi dan pendudukan Kekaisaran Jepang di sebagian wilayah Asia pada tahun 1930-an dan 1940-an.
Sebaiknya Anda baca juga:
Negara-negara tetangga Jepang sejak lama memandang lokasi tersebut dan kunjungan rutin para politisi senior sebagai simbol kegagalan negara itu untuk menebus kekejaman yang dilakukan oleh pasukannya.
Koizumi juga sudah lama menjadi pengunjung tetap di Yasukuni, termasuk sebagai menteri pemerintahan, tetapi kunjungan pertamanya pada hari Sabtu sebagai kepala pertahanan bisa membuat Beijing, Seoul, dan Pyongyang geram.
Menteri pertahanan Jepang pernah menghadiri Yasukuni sebelumnya, yang terakhir adalah Minoru Kihara pada tahun 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Junichiro Koizumi, ayah Shinjiro, adalah perdana menteri petahana terakhir yang mengunjungi Yasukuni pada peringatan 15 Agustus, pada tahun 2006. Abe melakukannya pada Desember 2013 pada peringatan pertama masa jabatannya.
Elang Tiongkok
Media lokal melaporkan, Takaichi telah mengirimkan persembahan ke kuil tersebut, seperti yang telah dilakukan oleh perdana menteri sebelumnya. Ia juga melakukan hal yang sama untuk festival musim semi awal tahun ini.
Hubungan Jepang dengan Korea Selatan telah membaik dalam beberapa tahun terakhir. Pada bulan Januari, Takaichi dan Presiden Lee Jae Myung bermain drum bersama, sementara Koizumi bermain pingpong dengan rekannya.
Namun Takaichi, yang sebelum menjabat dikenal sebagai tokoh garis keras terhadap Tiongkok, telah membuat Beijing kesal dengan mengatakan pada bulan November bahwa Jepang akan melakukan intervensi militer dalam konflik apa pun terkait Taiwan.
Tiongkok bersikeras bahwa Taiwan adalah bagian dari wilayahnya dan telah mengancam akan menggunakan kekuatan untuk mencaplok pulau yang berpemerintahan sendiri dan berpenduduk lebih dari 23 juta orang itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!