INACA dan KIU Perkuat Efisiensi Penanganan Penumpang Maskapai Lewat Teknologi Digital Berbasis AI
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 07:27 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesian National Air Carriers Association (INACA) bersama perusahaan KIU System Solutions memperkuat efisiensi penanganan penumpang maskapai melalui pengenalan teknologi digital berbasis kecerdasan buatan (AI).
"Penanganan penumpang seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi maskapai penerbangan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) INACA Bayu Sutanto dalam sosialisasi terkait penanganan penumpang yang lebih efektif dan efisien sebagaimana keterangan di Jakarta, Jumat (14/8).
Dia menyampaikan tantangan tersebut berkaitan dengan jumlah perjalanan maupun penumpang yang besar dan beraneka ragam latar belakang, kompleksitas penanganan operasional penerbangan mulai dari sisi keselamatan serta keamanan.
"Hingga kompleksitas bisnis industri penerbangan itu sendiri," ujarnya.
Menurutnya, penanganan penumpang yang tidak efektif dan efisien dapat menyebabkan hal serius bagi maskapai penerbangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tetapi di sisi lain, penanganan penumpang yang efektif dan efisien dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan operasional penerbangan, meningkatkan kenyamanan penumpang dan pada akhirnya meningkatkan bisnis maskapai penerbangan serta pemangku kepentingan terkait lain yang terhubung.
"Terkait hal tersebut, INACA bekerja sama dengan KIU System Solutions pada hari ini melakukan sosialisasi terkait penanganan penumpang yang lebih efektif dan efisien," ucapnya.
Adapun sosialisasi diikuti maskapai penerbangan berjadwal anggota INACA yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Pelita Air, Indonesia AirAsia, TransNusa, Sriwijaya Air, NAM Air serta BBN Airlines.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Bayu, sistem penanganan penumpang yang disosialisasikan adalah sistem digital holistik untuk penerbangan komersial modern yang menghubungkan alur secara lancar mulai dari pemesanan hingga penyelesaian di perhitungan akuntansi maskapai.
Beberapa contoh di antaranya adalah Passenger Service System komprehensif (KIU PSS & DCS) yang terintegrasi penuh dengan Departure Control System (DCS) bawaan, mesin e-commerce, kapabilitas seluler, serta modul khusus seperti KIU Allotment Manager untuk menangani perjanjian operator tur yang kompleks.
Lalu, Asisten perjalanan berbasis Generative AI yang canggih (KIUT AI Concierge). Dimana sistem itu mampu menangani volume transaksi yang sangat besar, memahami emosi dan preferensi pengguna dalam lebih dari 75 bahasa, serta beroperasi langsung di saluran komunikasi aktif penumpang (WhatsApp, Telegram, dan Web Messenger).
"Sistem ini mendorong penjualan langsung berkonversi tinggi, upselling otomatis, dan menangani proses rebooking akibat gangguan penerbangan (IROPS) secara otomatis dalam hitungan detik tanpa campur tangan manusia," jelasnya.
Sistem akuntansi pendapatan real-time yang terintegrasi penuh (KIU Admin - Revenue Accounting). Saat transaksi diselesaikan oleh pelanggan atau melalui KIUT AI Concierge, KIU Admin secara instan menerbitkan dokumen elektronik (Electronic Miscellaneous Documents / EMD).
Kemudian mengotomatiskan rekonsiliasi, memicu audit penjualan otomatis untuk melindungi dari kekurangan tagihan agen (under-collection), dan menghasilkan metrik Daily Flown Revenue saat penerbangan ditutup.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!