Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Menguat, Investor Kembali Berburu Saham

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Menguat, Investor Kembali Berburu Saham Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto
Ket. Ilustrasi-Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham atau IHSG di Bursa Efek Indonsia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengikuti reli bursa saham kawasan Asia menunjukkan bahwa sentimen eksternal kembali menjadi pendorong utama pergerakan pasar domestik.

Membaiknya selera risiko (risk-on) investor di kawasan, seiring meredanya ketegangan geopolitik dan meningkatnya optimisme terhadap prospek ekonomi global, mendorong aliran dana kembali ke aset berisiko, termasuk saham Indonesia.

Meski demikian, kenaikan IHSG masih perlu ditopang oleh sentimen domestik seperti kinerja emiten, stabilitas nilai tukar rupiah, serta arah kebijakan moneter agar penguatan dapat berlanjut secara lebih berkelanjutan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/8) sore ditutup menguat 31,53 poin atau 0,53 persen ke posisi 6.351,61 mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.

Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,22 poin atau 0,19 persen ke posisi 633,99.

"Bursa kawasan Asia didominasi penguatan, mengikuti reli di bursa Wall Street semalam yang mendorong indeks Dow Jones dan indeks S&P 500 mencetak rekor tertinggi baru," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.

Nico menjelaskan bahwa sentimen positif didukung oleh kuatnya kinerja laporan keuangan perusahaan, serta penurunan tajam harga minyak mentah di tingkat global.

Di sisi lain, investor juga mencermati laporan mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran, untuk membuka kembali Selat Hormuz.

"Perkembangan ini dinilai dapat meredakan kekhawatiran terhadap inflasi, serta mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat," ujar Nico.

Dari dalam negeri, sentimen positif mewarnai pasar, yang mana produk domestik bruto (PDB) kuartal II 2026 secara kuartalan mengalami kenaikan yang cukup signifikan meskipun secara tahunan mengalami penurunan.

Selain itu, perlambatan inflasi pada Juli 2026 memberikan sentimen positif bagi pasar di tengah masih tingginya volatilitas harga pangan dan tekanan musiman akibat pengeluaran tahun ajaran baru.

Kemudian, Nico menyebut kepastian terkait larangan ekspor logam tanah jarang (rare earth) juga turut menopang sentimen, setelah pemerintah mengizinkan kembali ekspor nikel, timah, dan komoditas lain yang mengandung unsur tanah jarang.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu sektor properti naik sebesar 2,72 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor r transportasi & logistik yang naik masing-masing sebesar 2,17 persen dan 1,59 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.