Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UEFA dan CONCACAF Serang Infantino Meski FIFA Batalkan Rencana Investasi Swasta Piala Dunia

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 10:00 WIB | Oleh:

Sebagai bagian dari skema tersebut, FIFA menjanjikan setiap dari 211 asosiasi anggota akan menerima pembayaran satu kali sebesar 20 juta dolar AS (sekitar 326 miliar rupiah) pada awal 2027. Selain itu, alokasi dana pengembangan untuk periode 2027–2030 juga akan meningkat dari 8 juta dolar AS menjadi 20 juta dolar AS per asosiasi.

Namun, besarnya manfaat finansial tersebut tidak mampu meredam kekhawatiran mengenai tata kelola organisasi.

UEFA menilai Infantino telah mengingkari komitmen yang disampaikannya saat pertama kali terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016.

Saat itu, Infantino berjanji akan menjalankan FIFA secara transparan serta menegaskan bahwa dana FIFA merupakan milik seluruh asosiasi anggota, bukan milik presiden organisasi.

Namun, menurut UEFA, kedua janji tersebut gagal dipenuhi.

"Kesepakatan yang disusun secara tertutup dan berupaya dipaksakan itu sama sekali tidak mencerminkan transparansi," tulis UEFA.

Konfederasi tersebut juga mempertanyakan alasan FIFA mencari investor baru ketika cadangan kas organisasi disebut telah mencapai lebih dari 5 miliar dolar AS.

Sikap serupa juga datang dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Meski tidak melontarkan kritik setajam UEFA dan CONCACAF, AFC menegaskan bahwa setiap kebijakan yang berdampak terhadap sepak bola dunia harus dibahas melalui mekanisme resmi FIFA.

Menurut AFC, setiap inisiatif penting perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan konfederasi, Dewan FIFA, asosiasi anggota, serta para pemangku kepentingan lainnya secara terbuka dan tepat waktu.

Penolakan juga datang dari sejumlah federasi nasional. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) meminta dilakukan peninjauan menyeluruh terhadap kepemimpinan dan tata kelola FIFA agar organisasi tersebut kembali dijalankan secara transparan.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menyerukan perubahan budaya di tubuh FIFA.

Menurut DFB, keputusan-keputusan penting harus kembali dibahas dan diputuskan melalui badan-badan resmi organisasi, bukan secara sepihak.

Di tengah derasnya kritik, Infantino masih memperoleh dukungan dari Presiden Federasi Sepak Bola Maroko, Fouzi Lekjaa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Belanda Nyaris Dipermalukan...
Megapolitan
Jakarta Masuk Daftar Udara ...
Daerah
Di Tengah Tantangan Zaman, ...
Olahraga
Sembilan Gol Indonesia Hias...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.