- Home
-
- Luar Negeri
-
- Bangladesh Krisis Gas, Pas...
Bangladesh Krisis Gas, Pasokan Energi Menipis
Rabu, 29 Jul 2026, 18:47 WIBKUALA LUMPUR - Bangladesh meminta bantuan Malaysia untuk memasok gas, menyusul krisis pasokan gas akibat konflik Asia Barat dan gangguan teknis di fasilitas terminal gas alam cair (LNG) terapung milik Bangladesh di Moheshkhali.
Permintaan bantuan itu disampaikan langsung Perdana Menteri Bangladesh Tarique Rahman kepada Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melalui sambungan telepon, Selasa (28/7).
"Dalam percakapan telepon, salah satu hal utama yang dibahas adalah tantangan pasokan gas yang sedang dihadapi Bangladesh terkait keterbatasan pasokan," kata PM Malaysia Anwar Ibrahim dalam keterangan di Kuala Lumpur, Selasa.
Anwar Ibrahim menyampaikan Bangladesh memohon bantuan Malaysia, termasuk melalui kerja sama dengan perusahaan migas Malaysia yakni Petronas untuk memasok LNG guna membantu memenuhi kebutuhan mendesak negara tersebut.
Dalam percakapan telepon itu, Anwar dan Tarique juga membahas berbagai hal terkait upaya memperkuat hubungan Malaysia-Bangladesh, khususnya di bidang energi dan investasi demi kepentingan bersama. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Kemenperin Dukung Kolaborasi Bappenas-Airbus demi Perkuat Dirgantara Nasional
-
Bangun Kawasan Pesisir, Papua Siapkan 121 Kampung Nelayan Merah Putih
-
METCONNEX 2026: Perkuat Sinergi Pertambangan–Metalurgi, Dorong Hilirisasi Industri Energi RI
-
Kawasaki Bukit Sempana di Kaki Gunung Rinjani Terbakar
-
Peningkatan Ekspor Dimulai dari Penguatan SDM dan IKM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.