Pasar Cisalak Bersolek, Pemkot Depok Wujudkan Pasar Tradisional yang Lebih Tertib dan Modern
Rabu, 29 Jul 2026, 18:50 WIBDEPOK â Penataan pasar di daerah merupakan strategi penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi lokal sekaligus memperkuat ekosistem perdagangan rakyat.
Revitalisasi pasar tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup pembenahan tata kelola, digitalisasi transaksi, peningkatan standar kebersihan, keamanan, dan kenyamanan, serta penguatan kapasitas pedagang agar mampu bersaing dengan pasar modern dan platform daring.
Dengan pasar yang lebih tertata, aktivitas perdagangan menjadi lebih efisien, distribusi barang semakin lancar, dan biaya transaksi dapat ditekan.
Di sisi lain, penataan pasar juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas. Pasar tradisional merupakan pusat perputaran ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor informal.
Oleh karena itu, kebijakan penataan perlu dilakukan secara inklusif dengan melibatkan pedagang dalam proses perencanaan agar tidak mengganggu mata pencaharian mereka.
Jika diintegrasikan dengan pengembangan kawasan, perbaikan akses transportasi, serta pemanfaatan teknologi digital, penataan pasar dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Jawa Barat, melakukan penataan Pasar Cisalak agar menjadi lebih nyaman dan tertib.
"Kami optimalkan ruang los dan kios yang masih tersedia di dalam pasar," kata Kepala Disdagin Kota Depok Widyati Riyandani di Depok, Rabu (29/7).
Ia mengatakan pedagang yang selama ini berjualan di fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) menjadi prioritas dalam penataan.
Pasar Cisalak berada di Jalan Raya Bogor yang merupakan jalan nasional dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.
Kondisi saat ini aktivitas perdagangan sudah memakan bahu Jalan Raya Bogor, sehingga patut untuk segera dibenahi.
Widyati menjelaskan masih tersedia kios di area basement dan lantai satu Pasar Cisalak untuk menampung para pedagang.
âKami melakukan penataan para pedagang. Basement dan lantai satu sudah kami siapkan untuk mereka berjualan,â ujarnya.
Menurut dia, penempatan pedagang dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan sistem zonasi.
Pasar Cisalak memiliki total 1.359 los dan kios. Dari jumlah tersebut, sebanyak 675 unit telah terisi, sementara 684 unit masih tersedia dan siap dimanfaatkan untuk menampung pedagang.
"Berdasarkan pendataan yang sudah kami lakukan, terdapat sekitar 420 pedagang yang berjualan di luar kawasan pasar, termasuk pedagang yang berjualan di sekitar rumahnya," jelasnya.
Ketersediaan los dan kios masih mencukupi untuk mengakomodasi para pedagang yang akan direlokasi.
"Kami akan mengatur zonasi berdasarkan jenis dagangan, mulai dari pedagang basah, pedagang kering hingga area kuliner," katanya.
- Penataan
- Pasar Cisalak Depok
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menanti Arah Kebijakan The Fed, 16 Juni 2026
-
Luar Biasa! Parade TNI Tampil Memukau di Bastille Day 2025
-
Ditjen Imigrasi Hadirkan Layanan Pengurusan Paspor saat "Car Free Day"
-
Tren Positif Bakal Lanjut, 17 Juni 2026
-
Pemkot Makassar Pastikan Pembebasan Lahan Jembatan Barombong Masuk Tahap Administrasi dan Penilaian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.