Mulai Agustus, Lampung Punya Penerbangan Langsung ke Kuala Lumpur

Rabu, 29 Jul 2026, 18:55 WIB

JAKARTA — Maskapai TransNusa memperluas jaringan penerbangannya dari Lampung dengan membuka dua rute baru yang menghubungkan Bandar Udara Internasional Radin Inten II dengan Kuala Lumpur, Malaysia, serta Jakarta. Kedua rute tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 24 Agustus 2026.

Pembukaan rute Lampung–Kuala Lumpur menjadi layanan internasional langsung pertama yang dioperasikan TransNusa dari Lampung. Maskapai tersebut menyebut layanan ini sebagai penerbangan langsung satu-satunya pada rute Lampung–Kuala Lumpur.

Ket. Foto: Armada pesawat TransNusa dari jenis COMAC C909. Maskapai penerbangan ini membuka rute langsung Lampung–Kuala Lumpur dan meningkatkan penerbangan Jakarta–Lampung hingga tiga kali sehari mulai 24 Agustus 2026. — Sumber: TransNusa

Sementara itu, rute Jakarta–Lampung akan dilayani hingga tiga kali dalam sehari. Penambahan frekuensi penerbangan tersebut diharapkan memberikan pilihan perjalanan yang lebih fleksibel bagi masyarakat yang bepergian antara Lampung dan Jakarta.

Kehadiran penerbangan langsung ke Kuala Lumpur juga menandai dimulainya operasional penerbangan internasional reguler dari Bandar Udara Internasional Radin Inten II. Bandara tersebut telah dipersiapkan dengan fasilitas pendukung penerbangan internasional untuk memperkuat konektivitas udara Provinsi Lampung.

Chief Executive Officer TransNusa Group, Datuk Bernard Francis, mengatakan pembukaan kedua rute tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk membangun jaringan penerbangan yang lebih terintegrasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Lampung serta wilayah Sumatra secara lebih luas.

“Pembukaan rute Lampung–Kuala Lumpur menjadi langkah penting dalam memperluas akses masyarakat Lampung terhadap konektivitas internasional. Dengan adanya penerbangan langsung setiap hari, masyarakat kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih mudah dan efisien untuk terhubung dengan Malaysia maupun berbagai destinasi lainnya melalui Kuala Lumpur,” ujar Datuk Bernard melalui kerangan tertulis pada hari Rabu (29/7).

Menurut dia, rute Jakarta–Lampung juga memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas domestik sekaligus menghubungkan Lampung dengan jaringan penerbangan TransNusa yang lebih luas.

Lampung Terhubung Langsung ke Kuala Lumpur

Rute Lampung (TKG)–Kuala Lumpur (KUL) akan beroperasi setiap hari dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 45 menit. Layanan tersebut memberikan alternatif perjalanan langsung bagi masyarakat Lampung dan daerah sekitarnya menuju Malaysia tanpa harus terlebih dahulu melakukan perjalanan ke Jakarta atau kota lain.

Selain mempermudah mobilitas masyarakat menuju Malaysia, penerbangan langsung ini membuka peluang bagi penumpang dari Lampung untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi internasional melalui Kuala Lumpur.

TransNusa juga melihat konektivitas langsung tersebut dapat mendukung perkembangan sektor pariwisata Lampung. Provinsi ini memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan, di antaranya Taman Nasional Way Kambas, Teluk Kiluan, Pulau Pahawang, dan Pantai Tanjung Setia.

Dengan adanya akses penerbangan internasional secara langsung, Lampung diharapkan semakin mudah dijangkau wisatawan mancanegara. Pada saat yang sama, masyarakat lokal memperoleh akses yang lebih praktis untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.

Pembukaan rute internasional tersebut juga sejalan dengan upaya pengembangan Bandar Udara Internasional Radin Inten II sebagai salah satu gerbang udara internasional di wilayah Sumatra bagian selatan.

Bandara tersebut didukung fasilitas penerbangan internasional dan kapasitas terminal yang diklaim mampu melayani hingga 735 penumpang per jam. Infrastruktur tersebut juga disiapkan untuk mendukung operasional pesawat COMAC C909 dan mengakomodasi pertumbuhan mobilitas penumpang domestik maupun internasional.

Penerbangan Jakarta–Lampung hingga Tiga Kali Sehari

Selain layanan internasional, TransNusa memperkuat konektivitas domestik melalui rute Jakarta (CGK)–Lampung (TKG). Penerbangan yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandar Udara Internasional Radin Inten II tersebut akan tersedia hingga tiga kali setiap hari.

Waktu tempuh penerbangan diperkirakan sekitar 45–60 menit. Dengan frekuensi penerbangan yang lebih tinggi, penumpang memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis maupun wisata.

Jakarta menjadi salah satu hub utama dalam jaringan penerbangan TransNusa. Dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, penumpang asal Lampung dapat melanjutkan perjalanan ke sejumlah destinasi domestik, seperti Yogyakarta, Denpasar, Lombok, dan Singkawang.

Jaringan penerbangan tersebut juga memberikan akses lanjutan menuju sejumlah destinasi internasional, antara lain Singapura, Guangzhou, dan Bangkok.

“Dengan membuka kedua rute ini secara bersamaan, kami ingin memberikan pilihan konektivitas yang lebih lengkap bagi masyarakat Lampung. Rute Lampung–Kuala Lumpur menghadirkan akses langsung ke jaringan internasional, sementara rute Jakarta–Lampung memperkuat hubungan Lampung dengan pusat aktivitas nasional,” kata Datuk Bernard.

Ia menambahkan, Lampung dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus destinasi pariwisata. Peningkatan konektivitas udara diharapkan dapat membuka peluang baru bagi masyarakat, dunia usaha, dan industri pariwisata.

Menggunakan Pesawat COMAC C909

Untuk melayani kedua rute tersebut, TransNusa akan mengoperasikan pesawat COMAC C909 dengan kapasitas 95 kursi.

Penerbangan Lampung–Kuala Lumpur dijadwalkan berangkat dari Radin Inten II pada pukul 11.40 WIB dan tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada pukul 14.25 waktu setempat. Penerbangan sebaliknya dijadwalkan berangkat dari Kuala Lumpur pukul 15.00 waktu setempat dan tiba di Lampung pukul 15.45 WIB.

Sementara itu, penerbangan Jakarta–Lampung tersedia hingga tiga kali sehari. Jadwal keberangkatan dari Jakarta tersedia pada pukul 07.10, 10.10, dan 17.50 WIB. Dari Lampung menuju Jakarta, penerbangan tersedia pada pukul 08.55, 16.35, dan 19.05 WIB.

Tiket untuk kedua rute tersebut telah mulai dijual sejak 24 Juli 2026 melalui kanal resmi TransNusa dan sejumlah mitra agen perjalanan daring.

Untuk rute Lampung–Kuala Lumpur, harga tiket ditawarkan mulai Rp1.599.000 untuk sekali perjalanan. Sementara tiket dari Kuala Lumpur menuju Lampung tersedia mulai MYR399. Adapun tiket rute Jakarta–Lampung ditawarkan mulai Rp699.000 untuk sekali perjalanan.

Dalam layanan tersebut, TransNusa turut menawarkan sejumlah fasilitas tambahan bagi penumpang. Fasilitas itu mencakup bagasi tercatat gratis hingga 20 kilogram dan pilihan kursi dengan ruang kaki lebih lega atau extra legroom. Maskapai juga memberikan diskon 10 persen untuk tiket anak.

Melalui pembukaan rute Lampung–Kuala Lumpur serta peningkatan frekuensi penerbangan Jakarta–Lampung, TransNusa berharap konektivitas udara dari Lampung semakin terintegrasi. Penguatan akses tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung perkembangan pariwisata, perdagangan, dan investasi di Provinsi Lampung dan kawasan Sumatra bagian selatan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.