Singkawang dan Sambas Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Wilayah Perbatasan
Rabu, 29 Jul 2026, 18:48 WIBBENGKAYANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan sebagai upaya meningkatkan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan daya saing wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
"Pertemuan ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari pembangunan kawasan perbatasan hingga pengembangan Bandara Singkawang sebagai infrastruktur pendukung mobilitas masyarakat dan ekonomi kawasan Singkawang-Bengkayang-Sambas (Singbebas)," ujar Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie saat pertemuan dengan Bupati Sambas Satono di Kantor Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu (29/7).
Dia mengatakan pembangunan kawasan perbatasan memerlukan kolaborasi antardaerah mengingat manfaatnya tidak hanya dirasakan satu wilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan memperkuat posisi kawasan sebagai beranda terdepan Indonesia.
Menurut dia, hubungan Singkawang dan Sambas yang memiliki kedekatan historis menjadi modal penting untuk membangun kerja sama yang lebih erat dalam berbagai sektor pembangunan.
Selain membahas pembangunan kawasan perbatasan, kedua pemerintah daerah juga mendorong percepatan pengembangan Bandara Singkawang yang dinilai semakin strategis dalam meningkatkan konektivitas masyarakat di kawasan Singbebas.
Tjhai Chui Mie mengatakan data pergerakan penumpang menunjukkan masyarakat Kabupaten Sambas menjadi salah satu pengguna terbesar Bandara Singkawang. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa bandara memiliki fungsi regional dan menjadi infrastruktur penting bagi masyarakat di wilayah utara Kalimantan Barat.
"Data yang kami miliki menunjukkan bahwa penumpang pesawat dari dan menuju Bandara Singkawang salah satunya didominasi oleh warga Kabupaten Sambas. Ini membuktikan keberadaan bandara sangat dibutuhkan masyarakat, tidak hanya untuk Singkawang tetapi juga daerah sekitar," katanya.
Karena itu, Pemerintah Kota Singkawang terus mendorong pemerintah pusat agar segera merealisasikan pembangunan apron Bandara Singkawang guna meningkatkan kapasitas pelayanan penerbangan serta mendukung kelancaran arus orang dan barang di kawasan perbatasan.
"Kami akan terus mendorong pemerintah pusat agar pembangunan apron Bandara Singkawang segera direalisasikan. Dengan kapasitas apron yang lebih besar, pelayanan penerbangan akan semakin optimal dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan," ujar dia.
Bupati Sambas Satono mengatakan Bandara Singkawang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sambas karena mampu memangkas waktu tempuh perjalanan, baik untuk kepentingan pemerintahan, dunia usaha, maupun aktivitas masyarakat. Ia juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan bandara sebagai infrastruktur strategis kawasan.
Menurut Satono, pembangunan kawasan perbatasan harus menjadi prioritas karena wilayah tersebut merupakan wajah Indonesia di hadapan negara tetangga. Oleh sebab itu, penguatan sinergi antardaerah dinilai penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Kalimantan Barat.
âKehadiran Bandara Singkawang sangat membantu karena perjalanan menjadi jauh lebih efisien. Meskipun lokasinya berada di Singkawang, saya merasa bandara ini juga merupakan bagian dari Kabupaten Sambas karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat kami,â ujar Satono.
Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pembangunan apron bandara. Menurut dia, kapasitas bandara yang lebih besar akan memperlancar mobilitas sekaligus memudahkan kunjungan pemerintah pusat ke wilayah perbatasan sehingga kebutuhan pembangunan dapat dipahami secara lebih menyeluruh.
âWilayah perbatasan harus menjadi yang terdepan, bukan menjadi daerah yang tertinggal. Wajah Indonesia di mata negara tetangga diawali dari bagaimana kondisi wilayah perbatasannya,â ujar dia.
- Singkawang dan Sambas
- Pembangunan Wilayah Perbatasan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.