- Home
-
- Luar Negeri
-
- Niger Tuduh Prancis di Bal...
Niger Tuduh Prancis di Balik Teror Bandara Niamey
Rabu, 29 Jul 2026, 18:51 WIBMOSKOW - Presiden Niger Abdourahamane Tchiani menuding Pemerintah Prancis mendalangi serangan yang dilakukan oleh kelompok militan ke Bandara Internasional Diori Hamani, Niamey, pada 18 Juni lalu.
Dalam insiden itu, sekitar 40 militan bersenjata dilaporkan menyerang bandara yang terletak di ibu kota Niger tersebut.
Menurut laporan Reuters, kelompok Jama'a Nusrat ul-Islam wa al-Muslimin (JNIM), yang terafiliasi dengan jaringan Al-Qaeda, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
"Serangan pada 18 Juni itu dilakukan oleh tentara bayaran yang direkrut secara khusus dari kelompok JNIM,â kata Tchiani dalam sebuah wawancara dengan portal berita Le Sahel pada Senin (27/7).
âPrancis-lah yang mengumpulkan, melatih, dan memberi mereka instruksi yang jelas untuk menghancurkan total bandara internasional di Niamey," lanjutnya.
Kelompok militan tersebut dilaporkan berencana untuk menyerang tiga tempat secara bersamaan, yakni bandara internasional, istana kepresidenan, dan pusat pelatihan angkatan bersenjata Niger.
Tchiani mengungkapkan bahwa kelompok militan yang disiapkan untuk menyerbu kediamannya dan pusat pelatihan militer telah ditangkap sehari sebelum aksi serangan dilakukan. Ant
- Niger
- emmanuel macron
- niamey
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Gelombang Demo Pelajar Prancis Makin Jadi, 1.000 Orang Dilaporkan Terluka
-
Grebeg Suro Singkawang jadi Momentum Mempererat Persatuan
-
Konsisten Layani Nasabah, Tim Telemarketing Chubb Terus Tingkatkan Profesionalisme
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Bercuaca Cerah
-
Kereta Jadi Andalan Wisatawan Mancanegara, Puluhan Ribu Turis Asing Serbu Jabar
-
Puncak HUT ke-499 Jakarta Digelar di Bundaran HI pada 27-28 Juni
-
PM Malaysia Sampaikan Simpati atas Bencana Erupsi Gunung-Kabut Asap di Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.