Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Bapanas Perkuat Standar Keamanan Pangan demi Tingkatkan Ekspor Sayuran

28 Senin, 27 Jul 2026, 10:53 WIB | Oleh:
Bapanas Perkuat Standar Keamanan Pangan demi Tingkatkan Ekspor Sayuran Bapanas Perkuat Standar Keamanan Pangan demi Tingkatkan Ekspor Sayuran Doc: Bapanas
Ket. Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto (kiri)

BATAM – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat penerapan standar keamanan pangan dari hulu hingga ke hilir. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan daya saing produk hortikultura Indonesia di pasar internasional.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, Minggu 26 Juli 2026. Menurut dia, kebijakan tersebut semakin diperlukan seiring terbukanya peluang ekspor sayuran ke Singapura melalui Kota Batam, Kepulauan Riau.

Andriko mengatakan kedekatan geografis kedua wilayah itu menjadi peluang strategis bagi pengembangan ekspor pangan segar Indonesia. Namun, peluang tersebut harus didukung penerapan standar keamanan pangan yang konsisten sejak proses budidaya hingga produk diterima konsumen.

“Peluang pasar global harus dijawab dengan standar keamanan pangan yang kuat,” ujar dia saat mengunjungi PT Batamindo Green Farm, Batam. “Jika pangan kita aman dan diproduksi dengan baik, akan sangat mampu bersaing di pasar internasional.”

Peninjauan dilakukan pada proses produksi berbagai komoditas sayuran, mulai dari budi daya hingga penanganan pascapanen di fasilitas packing house. Menurut dia, perusahaan itu telah menerapkan standar keamanan pangan yang tepat dari hulu hingga hilir.

“Perusahaan telah menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) pada proses budi daya,” ujanya. “Serta memberlakukan Sertifikat Penerapan Penanganan yang Baik Pangan Segar Asal Tumbuhan (SPPB-PSAT) pada fasilitas pengemasan.”

Menurut Andriko, penerapan standar keamanan pangan tersebut membuktikan peningkatan kualitas produk dapat berjalan seiring dengan pengembangan pasar. Produk yang dihasilkan sesuai standar memiliki peluang lebih besar memasuki pasar premium termasuk ekspor.

Bapanas meminta PT Batamindo melengkapi proses produksinya dengan Sertifikat Prima sebagai jaminan mutu produk pangan segar. Perusahaan juga diharapkan memperluas pola contract farming dengan petani di sekitar kawasan produksi untuk memperluas penerapan standar keamanan pangan.

Andriko berharap praktik budi daya dan penanganan pangan yang diterapkan Batamindo dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya. “Semakin banyak yang menerapkan standar keamanan pangan, semakin kuat posisi produk hortikultura Indonesia di pasar domestik maupun ekspor,” ujar dia.

Menurut Andriko, penguatan keamanan pangan menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem pangan segar yang aman, bermutu, dan berdaya saing. Ini terus dikembangkan melalui melalui pembinaan, pengawasan, penguatan standar, serta sertifikasi.

Pemerintah menargetkan semakin banyak produk pangan segar Indonesia mampu memenuhi persyaratan pasar internasional. Hal ini sekaligus bakal memperluas akses ekspor komoditas tersebut ke berbagai negara. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Inggris Berencana Hidupkan ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.