Koordinator Pokja Bidang Pembinaan Perilaku Ramah Lingkungan, Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Shigeki Nakamura, Executive Director Sompo Environment Foundation ("SOMPOEF"), Eric Nemitz, President Director PT Sompo Insurance Indonesia ("Sompo Indonesia"), Masaru Watanabe, Direktur Sompo Indonesia, Yuji Tagami, Chief Representative Jakarta Office Sompo Indonesia, Tatsuhiro Kato, Sekretaris Jenderal Japan Environmental Education Forum ("JEEF"), Makoto Yata, Direktur Jenderal JEEF Indonesia, Jo Kumala Dewi, Tenaga Ahli Kementerian Lingkungan Hidup, serta Latipah Hendarti, Direktur DeTara Foundation, berbincang bersama para peserta Program Magang Pembelajaran LSM (“NGO Learning Internship Program”) Angkatan ke-8 dalam acara seremonial kelulusan program yang berlangsung di Jakarta, Selasa (6/10). Sebanyak 22 peserta Program Magang Pembelajaran LSM telah mengikuti pengalaman belajar langsung bersama berbagai LSM lingkungan sejak Februari 2026. Melalui program ini, para peserta memperoleh wawasan yang berharga serta pengalaman praktis terkait isuisu lingkungan, pengembangan masyarakat, dan berbagai inisiatif keberlanjutan yang dijalankan oleh organisasi masyarakat sipil di Indonesia.
PT Sompo Insurance Indonesia ("Sompo Indonesia") mendukung seremonial kelulusan Program Magang Pembelajaran LSM (“NGO Learning Internship Program”) Angkatan ke-8 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (6/10). Program yang diselenggarakan oleh Sompo Environment Foundation ("SOMPOEF") ini diikuti oleh 22 mahasiswa sarjana dan pascasarjana dari berbagai universitas di Indonesia. Seluruh peserta menerima sertifikat pkelulusan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dedikasi mereka selama mengikuti program yang telah berlangsung sejak Februari 2026. Program Magang Pembelajaran LSM ini dikembangkan berdasarkan sistem magang yang pertama kali diterapkan oleh SOMPOEF di Jepang lebih dari 20 tahun yang lalu. Program tersebut kemudian diadaptasi dan diluncurkan di Indonesia pada Februari 2019 dengan dukungan dari Japan Environmental Education Forum ("JEEF").