Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumut Percepat Realisasi Program Bedah Rumah 15.011 Unit Tahun 2026

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 00:50 WIB | Oleh:
Pemprov Sumut Percepat Realisasi Program Bedah Rumah 15.011 Unit Tahun 2026 Doc: ANTARA/Raisan Al Farisi
Ket. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau kondisi rumah yang akan menerima program bedah rumah di Babakan Ciamis, Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/10).

MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota se-Sumut mempercepat realisasi program bedah rumah bagi 15.011 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2026, Senin (12/10). 

"Program ini diharapkan memperluas penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan meningkatkan kualitas hunian masyarakat," ucap Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Timur Tumanggor usai rapat koordinasi percepatan dan monitoring progres program bedah rumah, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin.

Alokasi bantuan program bedah rumah di Sumatera Utara tahun ini, jelas dia, mengalami peningkatan secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sumatera Utara pada 2025 tercatat memperoleh alokasi sekitar 1.900 unit, sedangkan tahun ini melonjak menjadi 15.011 unit.

"Peningkatan alokasi ini jadi peluang besar untuk penanganan RTLH di Sumut. Baru tahun ini alokasinya cukup besar dari 1.900 unit pada 2025 menjadi 15.011 unit pada 2026," kata dia.

Pemprov Sumut juga memerlukan dukungan serta koordinasi dari seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sumut agar program ini bisa direalisasikan secara optimal hingga akhir tahun ini.

Ia juga menegaskan pemerintah kabupaten/kota se-Sumut perlu segera menindaklanjuti berbagai kebutuhan administrasi, melengkapi berita acara penerima bantuan hingga dokumen pendukung lainnya.

"Kelengkapan administrasi faktor penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan lancar dan terhindar dari keterlambatan," tutur Timur.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera II Rizaldi Andi Atjo menjelaskan bantuan program bedah rumah ini diberikan dengan nilai sekitar Rp20 juta per unit.

"Dana Rp20 juta ini terdiri atas Rp17,5 juta pembelian bahan bangunan, dan Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja," kata dia.

Menurut dia, dukungan pemerintah kabupaten/kota se-Sumut, khususnya perangkat daerah membidangi perumahan dan kawasan permukiman sangat diperlukan.

"Ini untuk memastikan kelengkapan data, dan dokumen calon penerima bantuan," tutur Rizaldi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Jakarta Lampaui Yogyakarta ...

Menghitung Peluang Janice Jumpa Aryna Sabalenka di WTA Wuhan

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menghitung Peluang Janice J...
Nasional
Keadilan bagi Korban HAM Ma...
Nasional
MDCP 2026 Perkuat Kemitraan...
Luar Negeri
Trump Klaim Russia-Ukraina ...

Kabar Menggembirakan, Jantho Telah Melahirkan Bocah ke-12

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kabar Menggembirakan, Janth...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.