Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masuki Hari Terpanas 2026, Tokyo Bersiap Sambut Suhu Ekstrem

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 01:02 WIB | Oleh:
Masuki Hari Terpanas 2026, Tokyo Bersiap Sambut Suhu Ekstrem Doc: AFP/Philip FONG

TOKYO - Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) menyatakan pada Senin (20/7) bahwa musim hujan diprediksi telah berakhir di sejumlah wilayah di negara tersebut, termasuk Tokyo dan Nagoya.

Tokyo bahkan mengalami hari yang “sangat panas” untuk pertama kalinya pada 2026, seiring suhu yang menyentuh angka 35 derajat Celsius.

Sebagian besar wilayah di Jepang menetapkan peringatan waspada sengatan panas (heatstroke) pada Senin, yang merupakan hari libur nasional untuk memperingati Hari Laut (Umi no hi) yang dirayakan setiap Senin di minggu ketiga Bulan Juli.

Menurut JMA, suhu telah mencapai 35 derajat Celsius atau bahkan lebih tinggi dari angka tersebut di 250 lokasi dari total 914 titik pengamatan di seluruh negeri hingga Senin pukul 18.00 waktu setempat.

Rekor suhu terpanas mencapai 39,4 derajat Celsius di Koshu, Prefektur Yamanashi, yang berada di sebelah barat Tokyo.

Sementara itu, pusat kota Tokyo mencatatkan suhu 36,1 derajat Celsius.

Akhir musim hujan di Jepang datang sekitar 22 hari lebih lambat pada tahun ini dibandingkan tahun lalu untuk wilayah Kanto-Koshin yang mencakup Tokyo, serta 23 hari lebih lambat di wilayah Tokai yang berpusat di Nagoya, Prefektur Aichi.

Musim hujan juga dinyatakan telah berakhir di wilayah Kyushu yang terletak di barat daya Jepang, pada 13 Juli lalu.

JMA memperkirakan cuaca dengan suhu tinggi tersebut masih akan berlanjut pada Selasa (21/7).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Anak Berkarunia Khusus Mendapat Tempat di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anak Berkarunia Khusus Mend...

Pemprov Terus Memperbaiki Sarana Prasarana Pendidikan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pemprov Terus Memperbaiki S...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.